PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Memperingati May Day 2023, Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD- KSPSI) Provinsi Riau, menyampaikan aspirasi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) dengan cara berbeda.
Jika tahun-tahun sebelumnya, setiap tanggal 1 Mei yang merupakan Hari Buruh Internasional atau May Day para Pekerja maupun buruh menyampaikan aspirasi dengan melakukan aksi unjukrasa.
Namun dalam memperingati atau merayakan May Day 2023 para pekerja dan buruh melakukan aksi protes UU Cipta Kerja dengan mendukung Polda Riau dalam memelihara Kamtibmas di Kota Pekanbaru. Demikian disampaikan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan (Dapil) 2 Kampar ini, Erick Suryadi R, Selasa (2/5/23) di Pekanbaru.
Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Riau, Erick Suryadi. R, yang juga Ketua Partai buruh provinsi Riau mengatakan, rencana DPD KSPSI Prov Riau, dalam rangka diskusi buruh akan melakukan dialog interaktif di media televisi.
“Kalau tak ada aral melintang dalam waktu dekat kita melakukan dialog di TVRI dalam rangka menyambut gegap gempitanya May Day (hari buruh internasional),” ucapnya.
Selain itu jelas Ketua SPSI Niba Provinsi Riau ini, pihaknya juga akan mendukung kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun pihak keamanan melakukan Cipta Kondisi agar protes buruh di Riau menjadi terarah.
“Protes kita terus jalan dan tak akan surut sebelum kepentingan buruh terpenuhi, namun kita juga mendukung kegiatan Pemda setempat dalam menciptakan situasi aman dan tentram di tengah masyarakat,” kata Erick.
Erick menegaskan, buruh akan tetap bersikap kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah “namun kita juga mendukung program Polda Riau dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat”.
Ia menambahkan, kebijakan yang baik akan didukung para buruh, sebaliknya kami akan mengkritisi kebijakan pemerintah yang merugikan buruh,” pungkas Sekretaris umum konfederasi SPSI AGN Provinsi Riau ini.***





















































