Kejati Riau Didesak Usut Dugaan KKN “Trio Rachman”

0
417

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Menggelar aksi di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Cut Nyak Dien, dan terakhir di kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Senin (19/10), ratusan massa Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (Gempar) mendesak lembaga penyidik tersebut mengusut kasus dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Arsyadjuliandi (Andi) Rachman serta abang dan adik kandungnya, Arsjadjulianto (Anto) Rachman dan Juni Rachman.

”Trio Rachman (Andi, Anto dan Juni, Red) ini diduga telah melakukan konspirasi KKN atas pelelangan proyek lelang di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau sebesar lebih kurang Rp2 triliun,” tukas Erlangga, Koordinator Aksi Gempar dalam orasinya.

Kejati Riau, tegasnya, harus berani mengusut tuntas kasus KKN ini. Pemeriksaan kasus dugaan korupsi yang telah merugikan negara sekitar Rp200 miliar ini bisa dimulai dari dipanggil dan diperiksanya Kasubag ULP Pemprov Riau, Edwar dan Ornalis, yang disebutsebut sebagai makelar proyek.

“Jika tak sanggup, Kejati Riau segera melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Agung, atau Komisi Pemberantasan Korupsi,” tukasnya.

Terlepas soal itu, dari pantauan Suara Persada di lapangan, massa yang berjumlah lebih kurang 200 orang ini mengusung sejumlah baleho yang memampangkan wajah wajah Andi, Anto, Juni, Irma Rachman (Ketua IWAPI Riau) dan Ari Nugroho, yang tak lain adalah adik Plt Gubernur yang berarti anak kandung Anto Rachman.

Wajah Anto Rachman sendiri di baleho tersebut direkayasa bagian mata ditutupi kain hitam mirip bajak laut. Uniknya, yang mengusung baleho ukuran besar itu, justru berpakaian seragam Pemuda Pancasila, organisasi tempat Anto Rachman duduk Ketua MPW PP Riau. Wah! ***

Tinggalkan Balasan