DPP-SPKN Soroti Kinerja UPT VI Dinas PUPR Riau, Tiga Tahun Jalan Rusak Parah Tak Pernah di Perbaiki

0
282

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Menindak lanjuti laporan dari anggota di lapangan serta laporan masyarakat terkait kondisi Jalan lintas sumatera (Jalinsum) di Dusun Simpang D Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Riau ( Perbatasan Kecamatan Rambah hilir dan Kecamatan Tambusai) rusak parah. Maka Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (SPKN) akan turun kelokasi bersama Katua Umum LSM PKB, Ruslan Hutagalung.

Kepada awak media, Sekretaris jenderal (Sekjen) DPP- SPKN, Romi Frans menjelaskan, dalam laporan anggota kita bersama masyarakat Dusun Simpang D Rohul menuturkan, bahwa dalam tiga tahun terakhir kondisi jalan tersebut sudah rusak parah dan tidak pernah dilakukan perbaikan oleh pemerintah provinsi Riau dalam hal ini OPD Dinas PUPR Riau, cg UPT VI Dinas PUPR Riau, ucapnya.

Selama ini mesyarakat ber-inisiatif dengan di inisiasi Pemdes dan tokoh Pemuda demi menjaga keselamatan pengguna jalan melakukan perbaikan jalan dengan swadaya (dana sendiri)  melakukan pengecoran jalan yang rusak parah.

Bahkan dua bulan lalu, kondisi Jalan kembali rusak, bahkan semakin parah, lagi- lagi warga patungan untuk menimbun lobang yang menganga dengan material sirtu”,terang nya.

Dikatakan Romi, dalam wawancara kami dengan salah seorang warga melalui telepon, Ia menyebutkan dalam kondisi ini negara seharusnya hadir dan memang itu tugas dan tanggung jawab pemerintah.”Jangan nanti saat masuk tahun politik, mereka datang dengan iming iming yang luar biasa yang ternyata hanya “angin surga” yang hanya kepentingan pribadi dan golongan”.

Ia juga memastikan, bahwa jalan Dusun Simpang D Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Riau ( Perbatasan Kecamatan Rambah hilir dan Kecamatan Tambusai) adalah jalan Provinsi bukan jalan Kabupaten, kisah Romi menuturkan laporan warga tersebut.

Menyikapi kondisi Jalan Jalinsum Kabupaten Rohul tersebut, Sekjen DPP Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (SPKN), Romi Frans, sangat menyayangkan dan mempertanyakan kinerja UPT VI Dinas PUPR  Riau. ‘Nanti akan kita pastikan apakah Di
Jalan itu masuk wilayah UPT VI Dinas PUPR Riau.

Jika benar, tentunya kami mempertanyakan anggaran APBD Riau yang di gelontorkan untuk perawatan jalan/jembatan di UPT VI  selama tiga tahun ini. Karena sesuai laporan masyarakat serta bukti vidio dan foto yang kami terima, memang kondisi jalan sangat memprihatinkan. “Kemana anggaran miliaran rupiah  dari APBD provinsi Riau di UPT VI”. sebutnya dengan sedikit curiga.

Hal ini menjadi perhatian hkusus DPP-SPKN. Kita  akan turun ke lapangan bersama ketua LSM PKB Ruslan Hutagalung untuk investigasi guna memastikan di jalan mana saja yang rusak dan tidak ada perbaikan. Kita akan croscek keseluruhan jalan provinsi UPT Vl yang ada di Rohul.ujarnya.

Rencana kita ini juga mendapat support dari Ketua Umum LSM PKB, Ruslan Hutagalung dan beliau siap untuk turun bersama sama. Jika nanti fakta dilapangan sesuai dengan laporan warga, maka tidak tertutup kemungkinan akan kita laporkan, tegas Romi.

Kita akan pertanyakan tupoksi pihak UPT Vl Dinas PUPR Riau yang dikomandio  pak Fery. ” Kemana anggaran perawatan jalan dan jembatan tahun 2022, baik ABPD Murni dan Perobahan serta tahun-tahun sebelumnya, cakap Sekjen DPP- SPKN ini.

“Selama ini kata Romi Frans, kami menduga bahwa semua pekerjaan UPT yang ada di wilayah Riau tidak jelas pekerjaannya. Maka dari itu, kita akan turun langsung melakukan investigasi hingga ke wilayah kerja UPT 2 Rohil dan Dumai” pungkasnya.

Anggota DPRD Riau, Syafaruddin Poti,SH dari Dapil Rohul yang dimintai komentarnya, sangat mendukung kritikan dari masyarakat khususnya tentang infrastruktur jalan.

Politisi Partai PDIP ini mengatakan “Kita sangat mendukung kritikan dari masyarakat, baik rekan LSM dan Media demi majunya pembangunan, ucapnya seraya minta foto jalan  rusak yang  dimaksud  SPKN.

Sementara Kepala UPT VI Dinas PUPR Riau Fery Yunansa yang dikonfirmasi melalui WhatsApp nya, hingga berita ini di terbitkan tidak memberikan jawaban.

Untuk diketahui, selain di daerah Desa Rambah, Kecamatan Rambah hilir, Kondisi jalan rusak juga terdapat di  Desa Batas Tambusai, tepatnya di Dusun tiga depan eks Gudang Bulog dan di perbatasan Desa Batangkumu dengan Lingkungan Kelurahan Murini kecamatan Tambusai sekitarnya.
(jsR).

Tinggalkan Balasan