MEDAN, SUARAPERSADA.com – Seorang Pria mendatangi Polresta Medan untuk membuat laporan hanya karena permasalahan sepele, dua pegawai rumah makan saling bertikai. Pertikaian itu sampai berakhir pembacokan di Rumah Makan Angel di Jalan Setia Budi Medan.
Pembacokan itu dialami oleh Jonathan Leonardo Sitompul (22) warga Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang pada Senin sekira pukul 01.30 WIB. Ia dibacok rekannya sendiri bernama Raja Putra Bancin (22) warga Simalingkar B, Medan Tuntungan.
Akibat pembacokan itu, Jonathan mengalami luka bacok di bagian tangan sebelah kiri. Selanjutnya ia pun membuat laporan pengaduan ke Polresta Medan dengan nomor STTLP/1025/K/IV/2015/SPKT Resta Medan.
Di Polresta Medan Jonathan mengatakan ia pernah menuding rekannya (pelaku-red) itu mencuri hand phone. Hand phone itu hilangnya di dalam rumah makan. Nah saat itu hanya ada dia (pelaku-red) yang ada di rumah makan itu. Memang tak seharusnya ia menuduh mencuri hand phone.
“Memang tak seharusnya aku menuduh dia. Tapi memang saat itu dia yang ada saat hand phone itu hilang. Terus dia datangi aku sambil marah-marah. Di ambilnya samurai dari punggungnya dan langsung membacok. Tapi kutangkis bang. Ya kenalah tanganku ini,” ujar Jonathan kepada suarapersada.com sembari memperlihatkan surat laporan pengaduan di Polresta Medan, Senin (27/04).
Masih kata Jonathan, ia menduga rekannya itu masih berada di Medan.
“Aku menduga, dia belum melarikan diri sampai ke luar kota. Ya aku minta pertanggung jawaban. Ya kalau dia enggak mau tanggung jawab, ya terpaksa pakai jalur hukum lah,” tandas Jonathan.**Win























































