DUMAI, SUARAPERSADA.com – Dinding beton gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemko Dumai di Jalan Soebrantas Kota Dumai, mengalami kerusakan dengan kondisi retak-retak memanjang berbentuk horizontal.
Melihat kondisi dinding bangunan gedung kantor Mall Pelayanan Publik atau kantor perizinan satu atap yang retak-retak di lantai dasar sisi belakang kantor dinilai cukup memprihatinkan karena bangunan gedung MPP ini menelan dana APBD Dumai sebesar Rp 18 miliar lebih.
Media ini belum mengetahui penyebab keretakan memanjang pada dinding bangunan gedung kantor Mall Pelayanan Publik Satu Pintu itu karena hingga berita ini ditulis, instansi terkait belum memberikan keterangan secara eksplisit soal keretakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, ST, MT, dihubungi media ini soal keretakan dinding bangunan gedung kantor MPP Pemko Dumai, hanya menyebut kalau gedung sudah probhity audit inspektorat dan BPKP bahkan waktu serah terima tidak ada masalah.
“Itu sudah diaudit BPK, sdh probhity audit inspektorat dan BPKP, waktu serah terima sudah tidak ada masalah. kalau ada retak dilihat retak struktur apa bukan trus dinas berwenang lah yg mengecek”, imbuh Riau Satrya Alamsyah, yang saat pembangunan gedung kantor MPP masih di bawah Dinas PU Pemko Dumai.
Menyikapi apa yang disampaikan Riau Satrya Alamsyah soal audit inspektorat sudah dilakukan seluruh tahapan pengadaan barang/jasa berjalan sesuai prinsip integritas, kebenaran, kejujuran, dan kepatuhan terhadap undang-undang dan standar yang berlaku pada pembangunan gedung kantor MPP seakan sudah berjalan benar namun fakta di lapangan terjadi keretakan dinding bangunan gedung kantor MPP memanjang horizontal.
Lantas muncul pertanyaan publik, sesungguhnya apa yang diaudit oleh BPKP dan inspektorat Pemko Dumai saat proses atau tahapan pembangunan gedung kantor MPP tersebut?
Dilihat kasat mata soal kondisi keretakan horizontal memanjang pada dinding bangunan gedung kantor MPP tersebut tidak tertutup kemungkinan bisa disebabkan terjadi penurunan atau pergeseran pondasi yang dapat menciptakan tegangan pada struktur dinding di atasnya sehingga memicu retakan didinding secara horizontal.
Dan juga tidak tertutup kemungkinan keretakan memanjang horizontal akibat cerocok pada pondasi tidak memenuhi standar atau spek bangunan dua lantai tersebut, namun soal kebenaran penyebab terjadi keretakan memanjang belum dapat dipastikan karena instansi terkait belum memberikan penjelasan resmi.
Pada tempat terpisah, Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Pertaru) Kota Dumai, Muhammad Mufarizal, ST, M.IP, saat dihubungi suarapersada.com, Rabu (19/11/2025), terkait kondisi dinding gedung kantor MPP yang retak memanjang horizontal mengatakan, tim teknisnya dan Kabid akan turun ke kelapangan mengecek kondisi keretakan dinding bangunan gedung kantor MPP sebagaimana video yang di kirim media ini ke nomor WhatsApp Kadis Pertaru.
“Nanti tim teknis kami analisa serta mitigasinya seperti apa, saya belum bisa berkomentar sebelum cek ke lokasi”, ujar Kadis Pertaru Muhammad Mufarizal, sembari menyebut pengadaan barang dan jasa pembangunan gedung kantor MPP Pemko Dumai tidak pada jamannya sebagai pelaksana namun dia menyebut akan turun ke lokasi untuk cek lapangan.
Liputan : Aston Tambunan






















































