PEKANBARU SUARAPERSADA.com – Informasi Hoax ternyata tidak hanya marak menjelang helat politik seperti pilpres sekarang ini, tetapi jauh sebelumnya informasi bohong ini telah menyerang dunia usaha dan perekonomian. Salah satunya adalah informasi adanya rekruitmen karyawan Chevron Pacific Indonesia (CPI), oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Untuk menangkal maraknya hoax tersebut Chevron mengelar diskusi panel “Waspada terhadap praktik perekrutan palsu” dengan beberapa media yang ada di pekanbaru dan oraganisasi pers di Coz Cafee, Selasa (26/3), Sudirman, Pekanbaru.
Dalam diskusi singkat tersebut, Chevron menghadirkan pembicara, Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Masyarakat Anti Pitnah Indonesia (MAFINDO).
Pada kesempatan tersebut Sonitha Poernomo, Manager Corporate Comunication Chevron, mengatakan jangan gampang tertipu oleh oknum yang membuat iklan lowongan kerja di Cevron.
Sonitha mengatakan, tips menghindari informasi dan berita hoax masyarakat perlu memperhatikan hal-hal berikut ini :
- Hati hati dengan judul yang provokatif
- Cermati alamat Situs
- Periksa Fakta dan Foto
- Ikut serta serta group diskusi anti Hoax
“Masyarakat harus bisa memahami modus penipuan lowongan kerja, karena selain dapat merugikan secara materi, juga data pribadi kita bisa disalahgunakan. Mereka buka lowker dengan meniru domain kita semirip mungkin, lalu bermodus wawancara mereka meminta informasi pribadi kita, dan selanjutnya mereka meminta sejumlah uang, ini harus di waspadai,” terangnya.
Sementara itu dalam diskusi singkat tersebut Septiaji dalam paparannya mengatakan untuk mengurangi Hoax, masyarakat harus punya keberanian melawan Hoax secara langsung maupun lewat medsos.
Septiaji berharap Wartawan jangan sampai terjebak dalam skenario informasi hoax yang dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di media social. “Wartawan harus berani mengatakan dan melawan Hoax yang disampaikan oknum yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya.**(bangNaga)
























































