PAKKAT, SUARAPERSADA.com – Kurang lebih 582 orang siswa siswi SLTA se Kecamatan Pakkat menerima hasil ujian nasional untuk menentukan kelulusan, Senin (13-5-2019). Dari 4 SLTA yang ada hampir seluruhnya memperoleh kelulusan 100 %.
Dari masing masing sekolah tercatat SMU N 1 Pakkat 183 siswa lulus 100%, SMK N 1 Pakkat dari 203 siswa 2 orang dinyatakan tidak lulus, SMK N 2 Pakkat tercatat 67 siswa lulus 100%, SMU Swasta Katolik St. Maria Pakkat tercatat 129 siswa dan lulus 100%.
Informasi yang di peroleh media ini, dari 582 orang siswa, sebanyak 18 orang siswa berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur undangan dan bisa langsung melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Negeri.
Melalui media ini, Drs. SAHATA Purba selaku Kepala Sekolah SMA Neg.1 Pakkat mengharapkan kepada para siswa yang mendapatkan kesempatan masuk PTN melalui jalur undangan benar-benar melanjutkan pendidikannya dan menjaga nama baik sekolah asalnya.
“Sebab hal ini nantinya akan berdampak untuk lulusan tahun berikutnya, karena jika kualitas lulusannya baik maka semakin banyak PTN yang memberikan kesempatan kepada lulusan Sekolah tersebut,” ujarnya penuh harap.
Disisi lain, hampir seluruh siswa yang dinyatakan lulus ke PTN jalur undangan diperkirakan terbentur oleh masalah financial. Dimana untuk menjangkau universitas tujuan yang rata-rata beraada di luar Sumatera itu dibutuhkan biaya yang cukup besar.
Hal tersebut diungkapka Kepala SMA Swasta RK Santa Maria Pakkat, Sr Palestina Aslina Sitanggang, S.Pd, MM. Bahkan beliau berharap Pemerintah dapat memperhatikan para siswa yang berprestasi seperti para siswa yang lulus ke PTN melalui jalur undangan, karena tidak jarang kita dengar mereka gagal karena ketiadaan biaya.
“Jadi sebaiknya mereka mendapat perhatian berupa Beasiswa seperti salah satu dari program Pak Presiden RI Joko Widodo yaitu KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah bagi siswa yang akan melanjutkan study ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Berikut data ke 18 siswa yang lolos ke PTN lewat jalur undangan :
SMA N 1 Pakkat sebanyak 12 orang
1. Tiomas Simatupang ke UNIV. Palangkaraya jurusan Kehutanan
2. Yosafat Situmorang ke UNIV.Palangkaraya jurusan Kehutanan
3. Sofia Manalu ke UNIV. Palangkaraya jurusan Kehutanan
4. Trinopera Purba ke UNIV. Hasanuddin jurusan Kehutanan
5. Oktavia Andini ke UNIV. Tadulako jurusan Peternakan
6. Sastika Barutu ke UNIV. Palangkaraya jurusan Kehutanan
7. Theresia Nainggolan ke UNIV. Brawijaya jurusan Menajemen Perairan
8. Tiarmada Simanullang ke UNIV. Sebelas Maret jurusan Pend. Biologi
9. Mei Kristin Sihombing ke UNIV. Udayana jurusan Arkheologi
10. Sarma Gunawan Pasaribu ke UNIV. Hasanuddin jurusan Kelautan
11. Febriani Manalu ke UNIV. Udayana jurusan Ilmu Politik
12. Tritandi Simbolon ke UNIV. Palangkaraya jurusan Tek. Pertambangan.
SMA Swasta RK Santa Maria Pakkat sebanyak 6 orang
1. Delima minarti Barasa ke UNIV. Negeri Medan jurusan Pend. Geografi
2. Elman Waruwu ke Institut Teknologi Kalimantan jurusan Teknik Kimia
3. Jeliantrina Sihotang ke UNIV. Palangkaraya jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
4. Rotua Sinta Marito Pakpahan ke UNIV. Udayana jurusan Sumberdaya Perairan
5. Theresa Situmorang ke UNIV. Udayana jurusan Biologi
6. Fery Hasibuan ke UNIV. Diponegoro jurusan Oceanografi.
**(John Sinto)





















































In fact when someone doesn’t be aware of afterward its
up to other visitors that they will help, so here it happens.