PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Anggota DPRD kota Pekanbaru Dapot Sinaga, menyoroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Pekanbaru. Politisi Partai berlambang Banteng moncong putih tersebut menilai pekerjaan pengerasan tiga ruas jalan di Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Pekanbaru dengan dana APBD murni kota Pekanbaru Tahun Anggaran (TA) 2018 asal jadi.
Menurut Dapot Sinaga, pekerjaan pengerasan Jalan Megawati, Jalan Kelompok Tani Tujuh dan Jalan Gereja yang berlokasi di Kelurahan Palas tersebut dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknik. Pasalnya, bahan material yang dihampar lebih banyak tanah timbun, sementara batu kerekel sangat sedikit. “Proyek yang dikerjakan sekarang lebih cenderung disebut penimbunan dan bukan pengerasan,” tegasnya.
Parahnya lagi kata Dapot, Ruas jalan di depan Kantor Lurah Palas, yang sebelumnya diusulkan pekerjaan Semenisasi, namun dialihkan menjadi pekerjaan penimbunan. “Kapan pengalihan tersebut di buat,” ujarnya ketus.
Ditegaskan Dopot, pihaknya akan mempertanyakan pengalihan tersebut ke Dinas PUPR, kapan pengalihannya dan pekerjaan semenisasi dialihkan kemana. “Kita mengusulkan semenisasi karena itulah yang diharapkan masyarakat, malah yang dikerjakan penimbunan,” tegasnya.
Penimbunan jalan yang dilakukan Dinas PUPR sekarang, malah merugikan masyarakat. Apalagi saat hujan datang, mengakibatkan jalan berlumpur, pungkasnya.**(jsn)





















































