PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Merasa diterlantarkan, seribuan peserta Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXIX asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengamuk di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar komplek purna MTQ dan Gelanggang Olahraga (GOR) Remaja Pekanbaru.
Massa ini merusak sejumlah fasilitas umum, seperti halte bus, kaca GOR dan lampu taman yang berada di sekitar lokasi tempat bakal berlangsungnya Kongres HMI, 22-26 November 2015.
Salah seorang peserta aksi berceloteh, panitia tidak beres, kami datang jauh-jauh, tapi tidak mendapat pelayanan. Mulai dari akomodasi, penginapan dan lainnya.
Pantauan media ini, Sabtu (21/11) malam, kondisi di seputar lokasi GOR agak mencekam. Ratusan personil polisi dan Brimob dengan berperalatan lengkap menjaga aksi tersebut sehingga tidak mengganggu ketertiban umum. Namun personik polisi sempat dibuat kerepotan akibat aksi brutal para pendemo.
Menanggapi protes mereka, Polresta Pekanbaru berinisiatif memberi ribuan nasi bungkus ke mereka. Beberapa saat sesudah pembagian nasi, rombongan dari Makassar kembali berulah karena mengaku bahwa nasi tersebut kurang.
Keributan semakin meluas. Akibatnya, fasilitas umum disekitar GOR jalan Sudirman Pekanbaru berantakan. Bahkan mobil polisi yang digunakan menggangkut nasi, ikut menjadi sasaran para perusuh.***(Jsn)





















































