PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda memperingati Hari Jadi Pekanbaru ke 231 tahun 2015, secara resmi dibuka ketua DPRD Pekanbaru Syahril, SH, Selasa (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB, molor sekitar satu jam dari jadwal sebelumnya, yakni pukul 10.00 WIB.
Rapat Paripurna yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Pekanbaru ini, dihadiri anggota DPRD Pekanbaru, wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi, Anggota DPRD Riau, Erizal Muluk, Asisten III Bidang pemerintahan Pemprov.Riau, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Setko Pekanbaru, Sukri Harto, Muspida Kota Pekanbaru, Seluruh Kepala SKPD dan pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru, Mantan Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah, tokoh masyatakat riau, H.Ahmad Bebas, para kepala sekolah se-kota Pekanbaru.
Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril dalam sambutannya mengatakan, terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir. Melalui peringatan Hari Jadi Pekanbaru ini, kehadiran undangan merupakan wujud kebersamaan dan mempererat silaturahim untuk membangun kota Pekanbaru.
Menurut Syahril, hakekat memperingati hari jadi atau ulang tahun ini, adalah sebagai perenungan untuk menilai apa yang telah dihasilkan selama ini, juga harapan dimasa yang akan datang. Untuk itu, masyarakat kota Pekanbaru harus mengetahui sejarah Pekanbaru. Sehingga bisa koreksi untuk langkah ke masa yang akan datang, agar menjadi lebih baik.
Syahril juga mengajak seluruh komponen yang ada di Kota Pekanbaru untuk bersama sama membangun kota Pekanbaru, sesuai visi misi Kota Pekanbaru.
Sebagaimana diketahui bersama, bahwa prestasi yang diraih Pemko Pekanbaru, tahun 2015 “Sebagai pemerintahan yang memiliki tata kelola yang baik di tahun 2015. Atas prestasi ini DPRD memberikan apresiasi kepada Walikota Pekanbaru, ujarnya.
Sementara Walikota Pekanbaru dalam sambutannya, juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga kota Pekanbaru, dan seluruh elemen. Karena tanpa dukungan semua pihak pemerintah tidak bisa berbuat banyak.
Firdaus juga memaparkan tentang visi misi Kota Pekanbaru. Serta langkah-langkah yang telah dilakukan, serta pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penguatan ekonomi kerakyatan, penguatan kelembagaan masyarakat.***(Jsn)


















































