PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru menetapkan tanggal pengumuman kelulusan siswa SMA dan sederajat pada Jumat (15/5). Untuk mencegah para siswa berkonvoi, sekolah diminta mengumumkan kelulusan siswa akan dilakukan dengan menggelar acara keagamaan. Demikian disampaikan Sekretaris Disdik Pekanbaru, Nurfaisal, M Pd, Rabu (13/5).
Nurfaisal mengatakan ditetapkannya tanggal 15 Mei mengumumkan kelulusan siswa SMA sederajad sesuai surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
“Saat ini Nilai ujian nasional (UN) sudah diterima dari Disdik Provinsi dan akan diserahkan kepada masing-masing sekolah hari ini, jadi silahkan pihak sekolah menggelar rapat pleno dan menentukan kelulusan siswa, karena kelulusan siswa menjadi kewenangan pihak sekolah,” kata dia.
Dia berharap tingkat kelulusan siswa SMA mencapai 100% agar tidak ada anak didik yang harus mengulang atau mengikuti ujian pendidikan kesetaraan.
Ditanya, upaya yang dilakukan guna menghindari konvoi dan coret-coret para siswa. Menurut Nurfaisal, yang pertama kita minta kepada pihak sekolah, agar hasil pengumuman diserahkan kepada masing masing siswa dengan menggelar acara keagamaan. Bagi yang beragama Muslim akan menggelar acara Isra’.mirad dan non muslim silahkan menggelar acara keagamaan. Selanjutnya kepada orang tua, diminta jangan memberikan anak membawa kenderaan, ujarnya.
Dia menambahkan, saat hari pengumuman, “pihaknya akan meminta bantuan kepolisian untuk melakukan pengamanan di lingkungan sekolah,” kata Nurfaisal.
Ditanya sanksi kepada .pihak sekolah, jika para siswa melakukan aksi coret baju. Ditegaskannya, jika aksi coret- coret baju terjadi di lingkungan sekolah, “Disdik akan memberi peringatan dan akan di beri sanksi,” tegasnya.**js





















































