PEKANBARU, SUARAPERSADA. Pasca libur sekolah akibat merebaknya Covid-19 atau virus corona, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 26 Pekanbaru menerapkan sistim belajar E-Learning kepada seluruh siswa mulai kelas I hingga kelas VI SDN 26 Pekanbaru. Demikian disampaikan Kasek SDN 26 Pekanbaru, Amat Effendi, S Pd diruang ruang kerjanya, Selasa (17/3).
Dikatakan Amat Effendi, sesuai dengan instruksi Walikota Pekanbaru dan Kadisdik Pekanbaru, tentang tugas dan tanggung jawab sekolah selama libur, mulai Senin (16/3) hingga dua minggu kedepan. Pihaknya sudah memberitahukan dan memerintahkan seluruh guru di SDN 26, baik guru ASN dan honor, diwajibkan hadir setiap hari kesekolah. Dan masing-masing guru diwajibkan membuat soal untuk dikerjakan para siswa dirumah. “Kita terapkan sistim belajar E-Learning”,terang Amat Effendi.
Dikatakannya, setiap harinya satu orang guru minimal membuat soal untuk dua mata pelajaran. Soal tersebut dikirimkan melalui Group WhatsApp orang tua yang sudah ada sebelumnya. “Karena di SDN 26 Pekanbaru, masing-masing kelas sudah memiliki group WhatsApp orang tua siswa, terangnya.
Khusus kepada kelas tinggi, yakni, kelas IV, V dan VI, siswa diberikan tugas untuk mengerjakan soal mata pelajaran lebih banyak. Khusus untuk kelas VI pihaknya membuat sebanyak 40 soal. Selain itu, sekolah juga mengadakan bank soal. Dalam bank soal, kita buatkan soal mata pelajaran yang sudah diajarkan dan yang belum. Nanti sesudah masuk sekolah, soal tersebut akan kita bahas bersama dengan peserta didik. Dan soal yang belum mereka mengerti kita jelaskan, tuturnya.
Ditanya, apakah dengan sisitim E-Learning tersebut efektif. Menurut Amat Effendi, pihaknya optimis sistim online ini 90 persen efektif. Karena wali murid SDN 26 Pekanbaru rata-rata memiliki SDM menengah keatas dan paham IT. Kalaupun ada wali murid yang tidak memiliki HP Android hanya kisaran 20 persen, akunya
Lagi ditanya tentang disiplin para guru dalam kehadiran kesekolah sebagaimana instruksi Kadisdik Pekanbaru. Dengan tegas Ketua MKKS kota Pekanbaru ini menjelaskan, setiap harinya suruh guru hadir dan mengisi absen, insyaallah hingga hari kedua ini mereka tetap hadir yang dibuktikan dengan absen manual. “Seluruh guru di SDN 26 Pekanbaru, insyaallah disiplin dan wajib mencintai Pekerjaan, profesi dan wajib mencintai sekolah meskipun dia honor, terangnya.
Amat Effendi juga menghimbau kepada orang tua siswa, agar mengkawal dan memperhatikan kegiatan anak-anak dirumah untuk tetap belajar dan mengerjakan soal yang diberikan guru. Nanti sesudah masuk sekolah, seluruh soal yang diberikan akan kita periksa dan diberi nilai, pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, meminta guru memberikan tugas manual dan pembelajaran melalui online kepada peserta didik selama aktivitas peserta didik di sekolah diliburkan.
Kadisdik Pekanbaru juga meminta guru, agar memberikan tugas seperti pekerjaan rumah kepada peserta didik yang tidak bisa mengakses pembelajaran online. Hanya saja bagi peserta didik tidak dipaksakan untuk bisa mengakses aplikasi pembelajaran.(jsR)

















































