
PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Walikota Pekanbaru, Firdaus ST, MT secara resmi meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 13.784 keluarga pra sejahtera di Kota Pekanbaru. Acara penyaluran BPNT dilaksanakan secara simbolis kepada perwakilan Penerima bantuan di Kediaman Wali kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Senin (14/10).
Walikota mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung peluncuran program BPNT. Kami berharap peran semua pihak termasuk perbankan supaya semakin besar dalam mengembangkan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, BPNT bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih baik dan seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.
Lagi kata Firdaus, program ini diluncurkan seiring penerapan teknologi dalam menyalurkan bantuan kepada keluarga pra sejahtera. Mereka yang menerima BPNT adalah pemegang kartu kombo. Para penerima BPNT dapat membeli kebutuhan pangan di e warung.
Firdaus juga berpesan agar para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak menyalahgunakan BPNT. “Kami tidak ingin mendapat informasi ada KPM menjual barang bantuan ke e-warung. Mereka bisa gunakan kartu combo sebagai peningkatan mutu pelayanan. “Maka pendamping harus memastikan BPNT tepat sasaran, bawa pulang untuk dimanfaatkan bagi keluarga,” pesan Firdaus.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani menyebut bahwa BPNT adalah transformasi
dari raskin dan rastra. Masyarakat pra sejahtera nantinya mendapat bantuan secara rutin tiap bulannya.
Para KPM bisa melakukan transaksi secara elektronik. Mereka cukup menggunakan kartu kombo BPNT. Mereka menggunakan kartu combo untuk transaksi di e warung. Nanti tinggal gesek di mesin EDC, jelasnya
“Dinas sosial Pekanbaru sudah melakukan verifikasi data sebanyak empat kali dalam setahun. Program ini bentuk sinergi Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Bulog Divre Riau Kepri, BRI, BUMD Pangan Kota Pekanbaru dan Tim Penguatan Pangan Kota Pekanbaru,”tutupnya.(jsn).




















































