PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Praktek perjudian jual beli Toto Gelap alias Togel disinyalir marak di daerah Kampar khususnya wilayah kecamatan Tapung sekitarnya. Dan perjudian jual beli togel, KIM dan HK ini sepertinya luput dari pengawasan aparat penegak hukum di wilayah kabupaten Kampar.
Perjudian yang dikenal dengan nama Toto Gelap ini sangat terstruktur cara permainannya. Kenapa tidak, putaran perjudian nomor togel ini mengacu pada putaran SGP dan KIM HONGKONG dengan sistem pembelian dan pengiriman melalui seluler, sehingga sangat sulit terdeteksi.
Dari hasil wawancara Suara Persada Indonesia kepada nara sumber yang sangat valid dan terpercaya mengungkapkan omset perputaran dari praktek perjudian Togel yang diduga dilakukan salah seorang oknum TNI tersebut bisa meraup keuntungan yang sangat fantastis jumlahnya, sekitar 20 hingga sampai 30 juta per hari.
Kalau dikalkulasikan dalam satu bulan saja jumlahnya bisa mencapai sekitar 500 jutaan per bulan untuk omset pendapatan yang diraup oleh oknum tersebut.
Informasi ini mulai mencuat karena keresahan warga yang mulai timbul. Masyarakat menilai bahwa permainan Judi ini dapat merugikan warga setempat.
Hasil investigasi awak media ini dalam beberapa pekan terakhir, praktek perjudian jenis toto gelap SGP dan KIM ini masih berjalan leluasa. Lokasi nya ada di wilayah kecamatan Tapung Hulu dan Tapung Raya kabupaten Kampar.
Masyarakat harus terperdaya karena agen-agen togel oknum bandar tersebut memperjual belikan kepada masyarakat.
Bahkan di setiap warung kopi, kedai tuak dan rumah makan, para agen bebas melakukan transaksi jual beli togel SGP dan KIM ini pada setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu mulai sore hingga malam.
Mirisnya lagi, praktek penjualan togel tersebut berada tidak jauh dari kantor Polsek Tapung, Tapung Hulu, dan Koramil 016 Tapung wilayah Dandim 0313/Kampar.
Informasi yang dirangkum oleh media ini, agen-agen togel itu selain dikendalikan oleh oknum TNI berinisial “PT” itu, ada juga beberapa bandar lokal yang bersedia menampung tebak angka di wilayah itu. Salah satunya bandar lokal yang dikenal masyarakat setempat dengan panggilan Pak Mesi atau bermarga Simarmata dan satu lagi bermarga Sitanggang.
Akan tetapi sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan itu, omset yang paling besar saat ini diduga kuat di pegang oleh oknum TNI berinisial “PT” sebagai bandar lokal yang memiliki puluhan agen ditiap desa di wilayah Tapung Induk, Hulu dan Tapung Raya di Flamboyan.
“Kalau bandar lokal pak (PT) besar omsetnya pak, agennya aja ada dimana-mana. Bahkan sampai ke pelosok desa seluruh tapung ini juga ada. Maklumlah diakan punya bekingan aparat,” ujar warga Flamboyan itu kepada awak media ini, Kamis (13/06/2019).
Ditanya siapa oknum yang membekingi bandar tersebut, nara sumber awak media ini tidak ingin mengutarakan oknum yang membekingi tersebut dengan jelas. Akan tetapi ia bisa memastikan siapa saja aparat yang andil dalam praktek jual beli togel SGP dan KIM Hongkong tersebut selama ini.
“Kalau tidak dibekingi mana mungkin mereka banyak agen dan bebas berjualan togel di wilayah Tapung yang begitu luas ini. Dan hal itu bukan rahasia umum lagi. Seharusnya siapa yang bertindak, kan disini ada kantor polsek tapung dan tapung hulu,” tukasnya.
Kemudian, media ini mencoba konfirmasi terkait kebenaran tersebut kepada yang bersangkutan. Ketika dihubungi beberapa kali Oknum TNI berinisial “PT” tersebut tidak mau mengangkat Handphone, saat di SMS juga tidak ada balasan hingga berita ini dirilis.**(Franky)





















































kenapa klo loreng2 yg terendus media langsung gahar dan sangar mengendus dan viral kn ,tp klo tetangga sebelah kagak ada yg berani ,,hayooo kalo berani ungkap dunia malam yg kabr nya sdah jd rahasia umum di pekanbaru ,
Mantap.. gas