Harga LPG Ukuran Melon di Panipahan Capai Rp 45 Ribu, Ini Kata Kabag Perekonomian Rokan Hilir

0
1063
Foto ilustrasi : Tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dari pemerintah bertuliskan 'hanya untuk masyarakat miskin

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Harga LPG ukuran 3 kilogram di sejumlah wilayah di Kabupaten Rokan Hilir mahal hingga mencapai Rp 45.000 pertabung di tingkat pengecer. Selain mahal juga langka susah ditemukan.

Keluh salah seorang warga masyarakat Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) yang mengaku bingung dengan kondisi ini, namun begitu dia enggan namanya di cantumkan di media.

Mahalnya harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di daerah itu tergolong sulit diperoleh, sehingga warga di daerah itu merasa resah dengan kondisi ini, apalagi harga gas di pasaran Panipahan langkah dan mahal hingga mencekik leher.

Salah seorang warga setempat, Man (42) yang menetap di Jalan Mawar, Kelurahan Panipahan Kota, menimpali turut merasakan dan mengaku harga gas elpiji ukuran di tingkat pengecer kini mencapai Rp 45.000 sampai Rp 35 ribu per tabung.

Padahal menurutnya di salah satu pangkalan di daerah itu tercatat di Plang Nama Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 23.000 pertabung yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Akibat langka, yang berlangsung selama dua pekan terakhir itu, warga merasa kesulitan dan berkeliling mencari gas elpiji untuk keperluan memasak sehari hari.

“Kami berharap perhatian dari pemerintah dan menindak tegas para pengusaha nakal yang menjual gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram diluar kewajaran,”  sebutnya.

Budiman Kepala Bagian (Kabag) perekonomian dan sumber daya alam asiten perekonomian dan pembangunan (ekbang) sekretariat daerah (sekda) Rokan Hilir mengatakan akan segera menentukan langkah dan melakukan koordinasi dengan pihak disperindag setempat.

“Ya.. didaerah mana itu, di Panipahan ya,  coba nanti abang koordinasikan lah sama orang dinasperindag ya,” katanya dari ujung telepon seluler miliknya saat dikonfirmasi, Kamis 01 Oktober 2018.**(wisman)

Tinggalkan Balasan