PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Sebanyak 9 pelaku Karhutla diamankan aparat Kepolisian Resort (Polres) di beberapa daerah di Riau. Penangkapan para tersangka itu pasca ditetapkan siaga darurat bencana kebakaran dan lahan (Karhutla).
Demikian diungkapkan Kabag Bin Opsnal Ditreskrimsus Polda AKBP Kaswandi kepada wartawan, Senin (23/2). Dia menyatakan, dari hasil penyelidikan sementara, para
tersangka diduga sengaja membakar untuk membuka lahan baru.
Ke-9 tersangka tersebut diamankan Polres Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir.
Kaswandi mengapresiasi langkah cepat BNPB menaikkan status Riau ke siaga darurat
Karhutla patut diapresiasi. Langkah ini dinilai pencegahan agar Karhutla
terburuk seperti tahun 2014 tidak terjadi lagi. Selama ini dampak Karhutla parah, karena tidak adanya langkah cepat dari pemerintah.
Terlepas soal itu, berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua dari Badan
Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pulau Sumatera dikelingingi
67 titik panas sebagai indikasi terjadinya Karhutla.
Di Riau sendiri, tambah Agus, titik panas tersebar di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 7 titik disusul Bengkalis, Dumai dan Pelalawan masing-masing 5 titik, Siak 2 titik serta Kepulauan Meranti dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik.***















































