PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Imbas rasionalisasi anggaran, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terpaksa menunda sementara pekerjaan lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pekanbaru. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, melalui Kabid.Sapras Diskes Pekanbaru, Rahmad Mardianto, MT diruang kerjanya, Rabu (1/3).
Dijelaskan Rahmad, pembangunan RSUD kota Pekanbaru dengan proyek multiyears Pemko Pekanbaru menelan anggaran sebesar Rp.90 miliar. Hingga tahun 2016 silam progres pekerjaan sudah mencapai 82 persen dan menelan anggaran sekitar Rp 66 miliar, sebutnya.
Menurut Rahmad, rencana sebelumnya, pekerjaan pembangunan RSUD tersebut akan selesai atau rampung tahun 2017 ini, dan langsung difungsikan. Tetapi akibat terjadinya defisit atau rasionalisasi anggaran, maka pekerjaan lanjutan terpaksa ditunda sementara. Dan terkait kondisi tersebut pihaknya telah koordinasi dengan pihak kontraktor dan mereka memaklumi, terangnya
Lagi kata Rahmad, untuk tahun 2017 bukan berarti seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan sapras RSUD dihentikan. “Beberapa pekerjaan tetap dilaksanakan dengan anggaran pembangunannya diluar proyek multiyears. Seperti pembangunan Pagar keliling dan pembangunan Laundri. Hanya saja masih menunggu proses lelang di LPSE Pekanbaru,” ujarnya.
Ditambahkan Rahmad, dengan persentase pekerjaan sekarang yang sudah mencapai 82 persen, maka untuk merampungkan pembangunan RSUD tersebut, masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 45 M lagi. Sementara Pemko tidak memiliki anggaran yang cukup, pungkasnya.**(jsn).



















































