PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Seminar Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia yang berlangsung di Medan, Sabtu (27/2) lalu, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT memaparkan kondisi jalan nasional saat ini di Pekanbaru yang masih perlu peningkatan.
Dia juga mengusulkan agar pemerintah dalam hal ini Kementeruan Pekerjaan Umum (PU) membentuk Satker yang khusus menangani jalan Nasional. Yakni, Satker Metropolitan.
Menurut Firdaus, Satker ini nantinya akan mengurusi persoalan jalan Nasional yang ada di Kota Pekanbaru dan Riau umumnya. Mengingat saat ini Pekanbaru sudah menjadi Kota Metropolitan, serta tingkat kebutuhan kapasitas jalan yang sudah sangat mendesak.
Diuraikan Firdaus, secara umum kondisi jalan Nasional di Pekanbaru, terbilang cukup baik, namun kualitas jalan Nasional di Riau yang panjangnya mencapai 850 KM, merupakan kondisi terparah di Sumatera, terutama ruas jalan Lintas Timur.
“Khusus didalam wilayah Kota Pekanbaru, pemerintah hendaknya melakukan peningkatan. Karena kondisi lima ruas jalan Nasional yang ada dalam wilayah kota Pekanbaru saat ini, seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan HR Soebrantas, Jalan Tambusai, Jalan Imam Munandar, dan Jalan Kaharuddin Nasution baru dalam bentuk dua jalur, sedangkan kebutuhan saat ini seharusnya sudah empat jalur. Maka kita berharap ada peningkatan kapasitas jalan Nasional di dalam kota yang terdiri dari jalur cepat dan jalur lambat. Untuk itulah, kita berharap agar Kementrian PU bisa menambah satu Satker lagi di Riau tepatnya di pekanbaru, seperti yang juga ada di Kota Medan ini,” ujar Walikota.
Lanjut Firdaus lagi, seiring pesatnya perkembangan masyarakat dan pertumbuhan Kota Pekanbaru, selain peningkatan kapasitas ruang jalan, “ kita juga mengusulkan agar setiap persimpangan jalan Nasional tersebut dibangun fly over, untuk mengatasi kemacetan yang sudah mulai mengggangu di Pekanbaru,” kata Firdaus.
Ditambahkannya, jalan nasional di Riau saat ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah, karena masih dalam kapasitas standar. Untuk itu sangatlah diharapkan pembangunannya. “Begitu juga dengan jalan tol Pekanbaru-Dumai, seyogyanya tahun 2015 ini sudah bisa dimulai,” kata Firdaus.
Seminar yang berlangsung di Hotel Santika Dyandra, Medan (Sumut) ini, secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho yang dihadiri Menteri RI, Basuki Hadi Muljono, para Dirjen PU, serta para Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Sumatera. Sementara Walikota Pekanbaru Firdaus, ST.MT hadir bersama Kadis PU Bina Marga Azmi, dan Kadis PU Ciptakarya Dadang Eko Purwanto.(jsn)




















































