PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – “Bapak Walikota Jangan samakan kami dengan sampah yang di buang”. Demikian kata hati yang disuarakan seratusan karyawan PT Multi Inti Guna (MIG) yang menamai dirinya Aliansi Buruh Kebersihan (ABK) Kota Pekanbaru saat menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Walikota Pekanbaru jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Kamis, (9/6).
Pada unjukrasa kali ini, ABK membawa dua truk berisi sampah dengan berbagai tulisan yang mengecam PT.MIG dan Walikota Pekanbaru Firdaus,ST MT dan diparkir di pintu utama sebelah Utara kantor Walikota Pekanbaru, yang menyebabkan kawasan Kantor Walikota beraroma bau busuk.
Sepriadi Rokan, Koordinator lapangan (Korlap) aksi, dalam orasinya mengatakan, kami sudah beberapa kali menggelar aksi, namun Walikota terkesan janji tinggal janji dan terkesan melindungi PT.MIG, bebernya.
“Sekitar 400 orang karyawan PT.MIG sebagai pekerja pengangkut sampah, dibuat melarat oleh PT.MIG, karena sudah tiga bulan gaji tidak dibayarkan. Akibatnya, kenderaan roda dua ditarik oleh leasing, bahkan ada istri yang minta cerai. Kami juga mempertanyakan kebijakan Pemko Pekanbaru yang menyerahkan kami ke pihak ketiga. “Ada apa dengan Walikota Pekanbaru, Firdaus dengan PT.MIG” bebernya.
Budi salah seorang supir truk angkut sampah menambahkan, “Kami gak butuh janji Pak Wali, kami butuh gaji, kami butuh beras untuk makan. Mau makan apa kami kalau gak digaji-gaji,”cetusnya.
Lagi kata Budi, tindakan PT MIG yang tidak membayar gaji penuh sudah sering terjadi. Setiap bulannya hanya diberi pinjaman sebesar Rp.700 ribu. “Akibatnya, hutang sudah menumpuk seperti tumpukan sampah sekarang ini yang menghiasi kota Bertuah,” ujarnya.
Setelah berorasi selama satu jam lebih, Kaban.Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mendatangi buruh sampah dan mempersilahkan belasan perwakilan untuk mekakukan perundingan di ruang Multimedia kantor Walikota Pekanbaru. Namun sebelum melakukan perundingan, Kaop.Polresta Pekanbaru, Sembiring meminta peserta aksi mengutip sampah yang sempat dibuang di depan pintu gerbang utara kantor Walikota Pekanbaru.
Pantauan media ini, akibat aksi tersebut, jalur lalu lintas didepan Kantor Walikota Pekanbaru hingga tugu zapin macet total dan membuat petugas kepolisian kewalahan.**(jsn)





















































