Beranda Breaking News Tak Tersentuh KPK, Indra Pomi Bersih ?

Tak Tersentuh KPK, Indra Pomi Bersih ?

462
0

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2013 tentang Tatacara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Negara, pasal 8, tugas Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) adalah mengawasi penatausahaan dokumen dan transaksi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dan anggaran.

Selain itu KPA juga harus menyusun laporan keuangan dan kinerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ditahanannya dua tersangka kasus korupsi Jembatan Waterfront City Bangkinang, Selasa (29/9) kemarin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih menyisakan teka-teki.

Pasalnya, banyak kalangan menilai mustahil suatu tindak pidana korupsi berdiri sendiri. Pasti, ada seseorang dengan jabatan lebih tinggi yang mengarahkan dan mengendalikannya.

Mattheus Simamora, Ketua Lembaga Independen Pemberantas Pidana Korupsi (LIPPSI) di Pekanbaru, Selasa (29/9) mengatakan, “sangat tidak mungkin orang se-level Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bermain tunggal mengkorupsi anggaran proyek ini. Bagi saya kasus ini sangat terang, siapapun yang terlibat menyantap uang rakyat, harus dihukum,” kata Mattheus.

Baca : Tahan Dua Tersangka Korupsi, KPK Belum Sentuh Indra Pomi

Matteus berharap, KPK lebih bernyali mengusut kasus ini sampai ke akarnya. Jangan sakiti hati rakyat, siapa saja yang terlibat harus bertanggungjawab.

Ditambahkannya, “harus ada efek jera bagi pelaku Korupsi, tuntut dengan pasal-pasal paling berat. Apalagi, dengan kasus ini sangat berpotensi mengurangi kepercayaan pemerintah pusat terhadap daerah”.

“Bayangkan saja, dengan nilai poyek ini mencapai Rp. 117,68 miliar, dengan kerugian negara ditaksir Rp. 34 Miliar lebih, ini kan sangat fantastis,” ujarnya keheranan.

“Sejauh ini kita masih percaya dengan kredibilitas KPK. Dengan ditahannya dua tersangka ini, proses penyidikan akan fokus kepada tersangka baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Indra Pomi yang tak lain saat itu adalah KPA proyek ini masih bungkam saat dimintai media ini komentarnya melalui pesan WhatsApp.**(Batara)

Tinggalkan Balasan