MEDAN, SUARAPERSADA.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai Provinsi Sumatera Utara merupakan daerah yang paling tinggi kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia terkait sengketa agraria. Meski tidak menyebutkan angka secara pasti namun, Anggota Komnas HAM Dianto Bachriadi menyebutkan kasus pelanggaran HAM terkait sengketa agraria mencapai ratusan kasus di Sumut.
“Paling banyak terjadi pelanggara HAM di Sumut. Sumut peringkat pertama,” kata Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Dianto Bachriadi usai mengadvokasi warga Labuhan Batu Utara yang tersangkut kasus sengketa lahan, di Medan, (10/01).
Menurut Dianto, kasus semacam ini merupakan cikal bakal dari pelanggaran lainnya seperti tindak kekerasan, kesempatan pendidikan masyarakat, dan kesempatan hidup layak. Ironisnya, para pelaku kekerasan justru dilakukan oleh oknum kepolisian dan preman yang dibayar, baik preman yang dibayar perusahaan, mau pun dari tuan tanah yang menggarap lahan secara ilegal,” katanya.
Lebih jauh Dianto mengatakan, pihaknya telah menyurati instansi terkait untuk meluruskan masalah tersebut untuk menghindari munculnya pelanggaran lain. Akan tetapi teguran tersebut diacuhkan dan masih saja terjadi pelanggaran di daerah tersebut maupun daerah lainnya.(win)


















































Thank you for your blog post.Really thank you! Awesome.https://viagrabigsale.com/