“Rangkap Jabatan ” Ketua LSM REAKSI Minta Kejari Sumut Telusuri Aliran Dana BOS SMPN 2 Hinai Dan SMPN 5 Stabat Langkat

0
288
Ketua LSM REAKSI Sumut, Ramly

LANGKAT. SUARAPERSADA.com-
HB, Oknum kepala sekolah SMPN di Lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Langkat provinsi Sumatra Utara merangkap jabatan sebagai kepala sekolah SMPN 5 Stabat dan SMPN 2 Hinai. Akhir-akhir ini mendapat sorotan tajam dari DPP LSM Reaksi Sumatera Utara.

Ketua LSM REAKSI Ramly menyoroti rangkap jabatan HB yang menjabat sebagai Kasek SMPN 5 Stabat dan SMPN 2 Hinai. Ramly juga mempertanyakan pengelolaan Dana BOS di dua sekolah tersebut.
Kepada media ini, Ketua LSM REAKSI menuturkan, dari data yang diperoleh LSM REAKSI bahwa Dana BOS di dua sekolah tersebut sebesar Rp 1.358,146,000,-. Anggaran dana BOS yang cukup besar itu di kelola oleh HB setiap tahunnya yang diterima dari pemerintah pusat.

Berdasarkan data Rekapitulasi Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Langkat Penggunaan Dana Bos TA.2021 pada SMPN 5 Stabat total Realisasi Penerimaan Reguler sebesar Rp.966.994.000,- dengan Rincian Belanja Pegawai Rp.249.600.000,-. Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 550.757.764,-. Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebesar Rp.157.830.000,-. Belanja Aset tetap lainnya Rp 5.000.000,-. Saldo akhir Rp.4.006.236,-.

Sedangkan penggunaan Dana BOS pada SMPN 2 Hinai TA.2021 Sebesar Rp 391.152.000,- dengan rincian belanja pegawai sebesar Rp.186.000.000.00, belanja barang dan jasa sebesar Rp 156.030.400.00, belanja modal peralatan dan mesin sebesar Rp13.600.000.00, belanja aset tetap lainnya sebesar Rp 34.460.000.00 dan Saldo akhir sebesar Rp 1.236.100.00, ujar Ramly

Artinya dari anggaran tersebut jika ditinjau dari kegiatan ekstrakurikuler anak dan kondisi fisik sekolah yang di duga tidak tersentuh anggaran, ungkapnya.

Kami menduga telah terjadi perbuatan indikasi korupsi terkait penggunaan anggaran Dana BOS yang dilakukan oleh HB, selaku kepala sekolah SMPN 5 Stabat dan SMPN 2 Hinai, ucapnya.

Oleh sebab itu, kami meminta kepada KAJATISU agar menelusuri Aliran Dana BOS tersebut yang bersumber dari APBN RI, Ucap Ramly kepada wartawan.

Ketika hal ini dikonfirmasi awak media kepada HB melalui WhattsAp, hingga berita ini di terbitkan belum ada jawaban.
(BS).

Tinggalkan Balasan