DUMAI, SUARAPERSADA.com – “Kami minta kepada saudara DR Eng Muhammad Syahminan ST MT untuk segera meninggalkan Kota Dumai,” ujar salah seorang koordinator demo, Kurnia di kantor Dinas PUPR Dumai, Rabu (02/10/2019).
Seruan berupa “Mengusir” agar hengkang dari Kota Dumai menurut Kurnia di karenakan DR Eng Muhammad Syahminan ST MT selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai telah dianggap gagal memperbaikin kerusakan infrastruktur seperti jalan berlobang dan banjir di kota ini.
Atas kegagalan Kepala Dinas PUPR tersebut massa melalui Empat koordinator massa diantaranya Kurnia, Zainal, M Jhony dan M Afdhawaluddin Al menyampaikan pernyataan sikap meminta dan memberikan waktu selama 1 minggu kepada Walikota dan Wakil Walikota Dumai untuk mencopot DR Eng Muhammad Syahminan ST MT dari jabatan Kepala Dinas PUPR Kota Dumai.

Orasi aksi damai yang dikawal aparat Kepolisian dari satuan Polres Dumai itu sempat memanas. Hal itu berawal dari niat pendemo yang akan melakukan penyegelan terhadap kantor Dinas PUPR Kota Dumai.
“Bila aksi kita ini tidak mendapat tanggapan positif dari pihak PUPR Dumai, gimana kalau kita lakukan sekarang penyegelan kantor PUPR ini,” ajak salah seorang peserta demo dengan suara lantang.
Setelah mendengar seruan akan melakukan aksi penyegelan, salah seorang pegawai PUPR Kota Dumai dikawal beberapa orang personil Polres datang menemui kerumunan para pendemo.
“Nanti bila pak Syahminan sudah di tempat, akan saya sampaikan permintaan dan tuntutan kawan kawan ini,” ujar salah seorang pria berpakaian atribut ASN (Aparatur Sipil Negara) di lapangan kantor Dinas PUPR Kota Dumai, Rabu (02/10/2019).
Setelah mendengar ucapan salah seorang utusan dari kantor Dinas PUPR Kota Dumai, kemudian massa bergerak secara serentak menuju rumah Dinas Wali Kota Dumai, Jalan Putri Tujuh.**(Mulak Sinaga)

















































