Komisi IV DPRD Kampar Monitoring Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan

0
146
Para wakil Rakyat di lokasi pekerjaan pembangunan jalan

KAMPAR, SUARAPERSADA. com – Komisi IV DPRD Kampar  melakukan monitoring pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Kampar, yakni, pembangunan Jalan Dusun Tibun Tonang dan Jalan Dusun Pauh, Jalan Ranah Singkuang dan Jalan Workshop Batu Belah.

Giat Monitoring tersebut sebagai tindak lanjut  instruksi Ketua Komisi IV DPRD Kampar,  setiap anggota yang melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek jalan,  harus lebih memperhatikan persoalan basenya,  baik base A,  base B, maupun base C.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Kampar dari Frakasi Golkar, Agus Candra  S IP melalui anggota Komisi,  Syafii Samosir mengatakan, monitoring guna memastikan agar pelaksanaan proyek jalan telah sesuai dengan spesifikasi dan peraturan yang ada. Sebutnya, Selasa (7/9).

Dijelaskannya,  sesuai dengan hasil monitoring dan laporan serta penjelasan dari PPK,  proyek sebesar Rp1.716.346.000,00  yang menggunakan APBD Kabupaten Kampar tahun 2021 yang berlokasi di Kecamatan Kampar tersebut secara keseluruhan telah terlaksana dengan baik.  Namun,  yang perlu menjadi catatan adalah pekerjaan bahu jalan.

Diharapkan pada pekerjaan bahu jalan nanti, harus diperhatikan pembuangan air ke saluran irigasi yang terdapat di sepanjang jalan Ranah Singkuang. Sehingga irigasi yang tingginya melebihi dataran jalan tidak mengakibatkan pengendapan air yang dapat merusak kondisi jalan.

Kemudian pekerjaan pada permukaan aspal juga dijadikan sebagai bahan evaluasi. “Sehingga jalan yang kita bangun tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat secara optimal,” ungkapnya.

Sementara itu,  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Kampar,  Aladin Mukhtar  ST  mengatakan, proyek sebesar Rp1.716.346.000,00 merupakan pembangunan jalan aspal AC-WC sepanjang 1.400 meter.  Jalan tersebut terdiri dari tiga ruas (tiga lokasi). Di antaranya jalan Ranah Singkuang sepanjang 500 meter,  Jalan Tibun Tonang sepanjang 400 meter dan Jalan Wokshop Batu Belah sepanjang 500 meter.

Ditambahkannya, pelaksanaan jalan aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) tersebut telah mengacu kepada Petunjuk Teknik (Juknik) formula, dan semua pekerjaan sesuai dengan spesifikasi kontrak yang disepakati bersama rekanan.

“Aspal telah menggunakan agregat dasar,  yakni batu split ukuran 2-3, batu split ukuran 1-2, dan abu batu yang berasal dari Pangkalan daerah Sumbar. Pekerjaan base A juga menggunakan material agregat halus, terdiri dari split, pasir dan sedikit campuran tanah untuk pengikat. Pekerjaan menggunakan AC Lapis Fondasi (AC-base), yakni dengan agregat kelas A,” tuturnya.

Untuk menentukan kualitas base, lanjutnya, kita lakukan pengujian secara labor. Sedangkan untuk menentukan ketebalan dengan concrete thickness tester, dan untuk menentukan kepadatan menggunakan drawing city. “Semua pekerjaan telah kita uji dan kita ukur sesuai dengan spesifikasi kontrak yang ada,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan