Pengumuman Seleksi Calon Polisi Ricuh

0
433

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Pengumuman seleksi calon anggota polisi di SPN Polda Sumut, Jalan Bhayangkara Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat malam ini berubah ricuh. Pasalnya, ratusan pelamar protes kinerja panitia dalam penerimaan.

Aditya Prabudi (19) salah seorang pelamar mengatakan keributan terjadi dikarenakan beberapa calon yang dinyatakan lulus tiba tiba saja berubah menjadi tidak lulus.

“Kami tidak terima cara ini. Masak kami yang sudah lulus tiba-tiba dibatalkan,” ucapnya kepada  Wartawan.Jumat Sore (29/05).

Aditya Prabudi menuturkan, ketika menjalani berbagai ujian penerimaan anggota polri di Sekolah Polisi Negara Polda Sumut dirinya berhasil lulus seleksi. Informasi lulus itu diperolehnya, saat mendatangi gedung serba guna, Kamis dinihari kemarin.

Sambung Aditya, setelah menunggu hasil seleksi tersebut pihak panitia menyebutkan bahwa dirinya lulus. Akan tetapi anehnya pada pagi tadi namanya masuk didaftar peserta seleksi yang tidak lulus.

“Ketika panitia mengumumkan hasil peserta yang lulus namaku terdaftar. Akan tetapi, pas paginya ternyata aku gagal lulus,” ungkapnya dengan menunjukkan nomor pendaftaran 2322.

Hal senada juga diungkapkan, Agung (20) warga Jalan Tanjung Anom, bahwa dirinya lulus memenuhi syarat (MS). Akan tetapi tiba-tiba berubah menjadi tidak memenuhi syarat (TMS).

“Enggak logika aja, tiba-tiba aku dinyatakan lulus tapi kini malah tidak lulus. Ada apa ini sebenarnya,” ungkapnya.

Dia menerangkan, jumlah yang ikut pendaftaran Bintara 6.700 dan yang mengikuti Psikotes 4.500. Di mana para peserta seleksi yang gagal mencapai 1.300.

“Aneh yang gagal 1.300 tersebut pas pagi tadi berkurang menjadi 700 peserta,” bebernya dengan nomor pendaftaran 0364.

Atas ketidakpuasan hasil pengumuman seleksi masuk anggota polri ini, ratusan pelamar anggota polri ini kemudian mendatangi rumah dinas Kapolda Sumut.**Win

Tinggalkan Balasan