Percepatan Pembangunan infrastruktur jalan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, secara perlahan akan terlaksana, ini merupakan salah satu program Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.
Untuk itu, dari sekitar Rp. 1,3 Triliun APBD Provinsi Riau, dianggarkan sekitar Rp. 800 miliarnya untuk dipakai Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman (PUPR dan Perkim) Riau untuk membangun infrastruktur jalan.
Dari total anggaran di Dinas PUPR Perkim Riau sekitar Rp.1,3 Triliun, untuk PUPR sekitar Rp. 1,1 Triliun dan Perkim Rp.190,5 Miliar. Adapun bidang yang ada di dinas tersebut yakni Bidang Ciptakarya, Bina Marga, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Sumber Daya Air (SDA), Jasa Kontruksi, Penataan Ruang dan Pertanahan.
Selain anggaran sebesar Rp. 800 Miliar untuk infrastruktur jalan tersebut, juga ada perawatan jalan di UPT Jalan Wilayah 1, 2, dan 3 yang total anggarannya sekitar Rp76 miliar. UPT tersebut memperbaiki jalan yang rusak (tambal sulam), bahu jalan, dan drainase.
Sesuai keterangan Plt Kepala Dinas PUPR dan Perkim Riau Taufiq melalui Sekretarisnya Ali Subagio, Selasa (4/2/2020) bahwa saat ini Pemprov Riau fokus ke infrastruktur jalan untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.
Lanjut Ali Subagio, saat ini anggaran di Bidang Bina Marga Rp. 800 Miliar, untuk infrastruktur jalan. Memfungsikan jalan, membuka jalan baru, perawatan, dan peningkatan.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa saat ini seluruh kegiatan tengah dalam proses penyiapan dokumen dan survey lapangan untuk dapat segera dilelangkan.
“Kita masih mempersiapkan dokumen untuk dilelangkan seluruh kegiatan yang ada sesuai prosedur lelang,” katanya.
Ali juga menambahkan bahwa dengan anggaran yang seadanya, pihak PUPR dan Perkim akan bekerja maksimal untuk memperbaiki infrastruktur yang ada.**(Adv/Hmsprovriau)























































