Pelaku Bisnis Narkoba akan Dimiskinkan

0
401

MEDAN, SUARAPERSADA.comPasca petugas Mabes Polri mengungkap kasus peredaran jaringan narkotika jenis sabu sabu Malaysia-Aceh, diketahui kalau Husni, tersangka yang tewas ditembak menjadi konglomerat dalam menjalankan bisnis narkoba.

Direktur 4 Tindak Narkotika Bareskrim Mabes Polri Brigjen Eko Danianto kepada wartawan saat di menggelar konferensi pers di RS Bhayangkara, Kamis (23/03) menjelaskan dari tangan tersangka Husni polisi menyita berbagai barang bukti berupa 4 unit mobil mewah, yakni Honda Jazz, Mitsubishi Pajero, Toyota Harrier, Mitsubishi Outlander, dan satu unit motor gede (moge) Harley Davidson.

“Tersangka Husni merupakan residivis, dia pernah ditangkap Polresta Medan tahun 2013, dengan barang bukti 2 Kg sabu dan menjalani hukuman 3,5 tahun, setelah keluar dia kembali menjalankan bisnis narkoba,” kata Eko kepada suarapersada.com usai gelar konferensi pers di RS Bhayangkara.

Namun, begitu kembali menjalankan bisnis narkoba hingga ke Jakarta, aksinya terendus tim mabes Polri, dan ketika ditangkap tersangka Husni tewas ditembak karena melawan petugas.

“Bukan hanya narkoba saja, TPPUnya akan diselidiki, kita akan miskinkan pelaku narkoba, rumah istri keduanya di Jaan Pringgan Helvetia juga digeledah,” kata dia.

Masih dikatakan Eko pihaknya masih terus menyelidiki jaringan narkoba ini, pihaknya juga memutus koordinator transportasi asal ‎Aceh-Malaysia dengan membekuk Azhari alias Al.

“Kita sangat mengharapkan sinergitas dari aparat keamanan TNI, Polri, Bea Cukai, dan stake holder masyarakat untuk aktif memberantas narkoba, bangsa kita darurat narkoba,” tandasnya.**Win

Tinggalkan Balasan