Matriks 3 RAD SDGs Provinsi SUMUT Wujudkan SDGs yang Responship Gender, Inklusif dan Transformatif

2
1365

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Yayasan BITRA Indonesia bersama dengan Mitra MAMPU menaja workshop singkronasi matriks RAD SDGs Provinsi Sumatera Utara berupa rangkaian kegiatan untuk mensingkronasikan matriks 1 dan 2 yang dimiliki oleh pemerintah dengan matriks 3 untuk organisasi non pemerintah.

Kegiatan diskusi finalsiasi matriks 3 yang dilaksanakan di hottel Raddison  –  Jl. Adam Malik Medan, Jum’at (7/12/18) itu melibatkan peserta diskusi dari berbagai elemen organisasi masyarakat sipil (OMS) yang dihadiri oleh BITRA Indonesia, Serikat Pekerja Rumahan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Mitra MAMPU, FK PAR SUMUT, Aliansi SPR, BAKUMSU, WALHI Sumut, PKPA, Oppuk, Formasi RB, PKBI Sumut, PUSAKA.

Kepada awak media ini, koordinator program BITRA-MAMPU Erika Rosmawati Situmorang, SH menjelaskan kegiatan ini laksanakan dilatarbelakangi adanya peraturan presiden No.59 tahun 2017 telah meletimigasi dan menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan agenda SDGs di seluruh Indonesia dan diharapkan dapat terintegrasi secara harmonis dalam agenda pembangunan pemerintah sampai tingkat propinsi dan kabupaten/kota.

Lanjut dia, penerbitan Perpres No.59/2017 juga menjadikan pilar untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, berkelanjutan kehidupan sosial masyarakat, kualitas lingkungan hidup, serta pembangunan yang inklusif,dan terlaksana tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Komitmen ini juga didukung oleh kelembagaan yang melibatkan masyarakat sipil dan multipihak dengan dewan pengarah yang dipimpin langsung oleh presiden.

Di daerah implementasi SDGs dilakukan salah satunya dalam bentuk rencana aksi daerah (RAD) SDGs, dimana didalamnya proses penyusunannya melibatkan multipihak untuk memetakan persoalan perempuan, anak, penyandang desabilitas dan kelompok marginal/rentan lainnya sehingga prinsip “no one left behind” (Tidak seorangpun ditinggalkan) memberikan pesan utama agar implementasi dan pencapaian SDGs selalu memastikan kelompok rentan, minoritas dan marginal tidak satupun di abaikan.

“Pada proses nya, pelaksanaan SDGs berpedoman pada prinsip universalitas yang mengedepankan pentingnya pelaksanaan SDGs baik oleh negara maju maupun negara berkembang. Sedangkan kesetaraan, termasuk kesetaraan gender merujuk pada kesamaan kondisi yang diperlukan agar setiap manusia baik laki-laki maupun perempuan dapat memperoleh peluang dan dapat memenuhi hak-haknya untuk dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan pembangunan dalam segala bidang dan dapat menikmati hasil pembangunan tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, tim advokasi BITRA Indonesia, Hawari Hasibuan, SH sebagai narasumber dalam kegiatan diskusi finalsiasi matriks 3 RAD SDGs juga menyampaikan,bahwa BITRA Indonesia saat ini bekerjasama dengan BAPPENAS di dalam program MAMPU “kemitraan Australia-Indonesia untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan”.

Menurutnya, BITRA Indonesia juga sedang melakukan pendampingan pekerja rumahan dalam bentuk penguatan dan peningkatan kapasitas pekerja rumahan untuk perlindungan dan kemampuan mengelola serikat pekerja rumahan, memiliki usaha bersama untuk penguatan ekonomi pekerja rumahan dan dapat mengakses dari menerima manfaat perlindungan kesehatan serta mendorong lahirnya kebijakan perlindungan atas pekerja rumahan yang secara langsung maupun tidak memberikan kontribusi atas pencapaian dari beberapa indikator dan tujuan SDGs itu sendiri.

Hawari Hasibuan menyampaikan bahwa secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembelajaran dari seluruh praktek baik yang telah di lakukan oleh masyarakat sipil, menyediakan ruang partisipasi yang inklusif untuk keterlibatan kelompok marjinal dan rentan disuatu wilayah dalam proses perubahan.

Kemudian, melakukan pemetaan situasi (peluang dan tantangan) daerah terkait dengan tujuan-tujuan dalam SDGs dan finalisasi atas seluruh usulan organisasi masyarakat sipil (OMS) yang telah di letakan di dalam draft metriks 3 yang telah di susun.**(Rony Roy)

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan