PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Riau terus berupaya untuk pencapaian delapan standar pendidikan di seluruh Kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Demikian disampaikan Kepala LPMP Riau melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemetaan Mutu Supervisi LPMP Riau, Drs. H. Zukirman, MM diruang kerjanya, Jumat (10/5).
Menurut Zukirman, sesuai dengan tugas dan fungsi (Tupoksi) LPMP, pihaknya terus melakukan pemetaan atas standar pendidikan nasional du Provinsi Riau. Ada tiga standar yang perlu ditingkatkan. Yakni standar isi yang berkaitan dengan kurikulum 13, standar penilaian dan standar kelulusan siswa, sebut, Zukirman.
Dikatakan Zukirman, ada beberapa standar pendidikan nasional yang merupakan tanggung jawab Pemda, antara lain : standar atau kompetensi guru, standar sarana/prasarana, standar PTK pendidik dan tenaga kependidikan, standar manajemen sekolah dan pembiayaan. Keempat standar tersebut merupakan tanggung jawab Pemda, terangnya.
Namun demikian kata Zukirman, kalau Pemda tidak memiliki anggaran yang cukup maka Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui anggaran Afirmatif akan bantu Pemda untuk keperluan tersebut, ujarnya.
Dijelaskan Zukirman, LPMP Riau sesuai Tupoksi terus melakukan pemetaan atas pencapaian delapan standar nasional pendidikan. Antara lain : Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Standar Sarana/Prasarana dan Standar Pembiayaan, urainya.
Dikatakan Zukirman, dari hasil pemetaan delapan standar nasional pendidikan, LPMP Riau telah membuat Aplikasi Sistim Informasi mutu Pendidikan (Simudik). Melalui aplikasi tersebut, kita bisa mengetahui rapor setiap satuan pendidikan seluruh tingkat pendidikan, urainya.
Dengan adanya Aplikasi Simudik ini, dengan diberi pasword setiap Kepala Sekolah dapat mengetahui sejauhmana capaian delapan standar nasional pendidikan yang telah dilakukan disekolahnya. Begitu juga dengan LPMP Riau bisa mengetahui Capaian Standar pendidikan nasional yang telah dilakukan masing-masing Kabupaten/kota. Dan untuk saat ini, capaian tertinggi di Riau diraih oleh Kota Dumai, sebutnya.
Dia menambahkan, selain Kepala sekolah, aplikasi juga bisa dibuka pihak Dinas Pendidikan, Bupati/Walikota, Gebernur. Menariknya kata Zukirman, pihak sekolah hanya bisa mengetahui hasil capaian di sekolahnya sendiri. Artinya, tidak dapat mengetahui capaian sekolah lain. Termasuk dengan pengawas, hanya bisa mengetahui capaian sekolah yang dibinanya, papar Zukirman.
Zukirman berharap, dengan adanya Aplikasi Simudik ini, seluruh sekolah dan Kabupaten/kota di Riau, terus berpacu untuk capaian delapan standar nasional pendidikan tersebut, harapnya.
Ditanya, Capaian Standar mutu nasional pendidikan di Riau. Menurut Zukirman, alhamdulillah, Riau masuk peringkat lima Nasional dan prestasi tersebut akan dipertahankan dan semakin ditingkatkan, pungkasnya.**(jsn)

























































I think this is one of the most important information for me.
And i’m glad reading your article. But should remark on some general
things, The website style is great, the articles is really
excellent : D. Good job, cheers
Its such as you learn my mind! You seem to understand so much about this, such as you wrote the guide in it or something.
I feel that you can do with a few p.c. to force the message house a bit, but instead of that, this is great
blog. A great read. I will definitely be back.