Lebih Utamakan Teken Bansos Dari Pada Kenaikan Upah, Buruh Kecam Plt Gubsu

0
548

MEDAN, SUARAPERSADA.comPuluhan buruh kebali berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan P Diponegoro, Medan.  Mereka memprotes tindakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu, T Erry Nuradi, lantaran menolak meneken besaran kenaikan upah lebih dari 11,5 persen.

Pantauan awak media ini, unjuk rasa dilakukan kelompok mengatasnamakan DPD Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

“Gubernur kita ini lebih suka meneken pencairan dana bansos yang berindikasi korupsi itu, daripada meneken kenaikan upah yang sudah disetujui dan direkomendasikan Walikota Medan,” kata Sekretaris FSPMI, Willy Agus Utomo, dalam orasinya, Selasa (15/12).

Dia melanjutkan, Pj Walikota Medan, Randiman Tarigan, sudah menyetujui kenaikan UMK sebesar 25 persen. Namun, Gubernur Sumut menolak rekomendasi upah itu.

“Alasannya, sesuai PP 78 Tahun 2015 kenaikan maksimal 11,5 persen. Padahal sejumlah daerah lain berani menetapkan upah di atas itu, contohnya Jakarta,” ujar Willy.

Pendemo juga kembali mendesak PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan segera dicabut. Mereka pun mempersoalkan PHK tanpa pesangon yang terjadi di sejumlah perusahaan.

Selain itu, buruh meminta pemerintah menyelesaikan persoalan yang dihadapi 23 TKI asal Sumut yang terkatung-katung di Kuching, Malaysia.

“Pulangkan mereka dan tindak PJTKI yang telah menipu mereka,” kata Willy.**Win

Tinggalkan Balasan