Laskar Merah Putih Pelalawan Geram Mobil Dinas DPRD Merah Hitam

0
581

PANGKALAN KERINCI, SUARAPERSADA.com – Sejumlah Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda  dikabupaten Pelalawan geram melihat ulah anggota DPRD kabupaten Pelalawan. Pasalnya mobil dinas  merek Nissan X Trail yang notabene dibiayai dari APBD  Kabupaten Pelalawan  tahun anggaran 2014 dan 2015 puluhan Miliyar ini digunakan semaunya oleh wakil rakya itu.

Bukan hanya itu, diduga untuk mengelabui pandangan masyarakat, plat kenderaan dinas yang seyogyanya menggunakan plat merah malah diruah dengan plat berwarna hitam.

Sejumlah Tokoh Masyarakat  dan Tokoh Pemudah di Pangkalan Kerinci sangat menyayangkan tingkahlaku anggota DPRD yang  sesuka hatinya menganti plat merah menjadi plat hitam.” Jelas saja hal itu membuat citra DPRD menjadi kurang baik di mata publik,” ujar  sejumlah tokoh tersebut kepada media ini.

Demikian halnya, Ketua Laskar Merah Putih kabupaten Pelalawan, Zainuddin, turut geram dan men tingkah laku anggota DPRD kabupaten Pelalawan itu. “Jelas mobil itu adalah sarana pendukung kinerja, bukan milik pribadi,” ujar Zainuddin dipangkalan kerinci ( 05/08/15 ) .

“Disamping iti apa ‘nggak malu dewan kita kepada rakyatnya atau memang mereka melakukan itu hanya untuk pengisian BBM non subsidi, kalau sampai hal ini terjadi berapa kerugian negara akibat ulah dewan yang seenaknya menghindar dari harga non subsidi saya (Zainuddin – red ) sangat menyayangkan hal ini,” imbuhnya.

Laskar merah puti memintah kepada kepolisian khususnya Dirlantas agar menindak tegas pelaku yang membuat nomor palsu alias bodong ini. “itu kan sudah merupakan pelanggaran undang undang dimana dalam satu unit kendraan memiliki dua plat nomor,” ujar Zainuddin lantang.

Ketika hal ini hendak dikonfirmasi media ini ke sekretaritat DPRD kabupaten Pelalawan, Farid Muktar,  terkait adanya seruan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda tentang mobil dinas dewan yang berobah menjadi plat hitam, yang bersangkutan sedang tidak ada dikantor, coba dihubungi melalui kontak selulernya, namun tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari pihak Sekwan DPRD Pelalawan.**DN

Tinggalkan Balasan