KPK Diminta Segera Membentuk Tim Investigasi Periksa Kekayaan Pejabat Polda Sumut

0
824

MEDAN, SUARAERSADA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera membentuk tim investigasi untuk memeriksa dan menelusuri sumber harta dan kekayaan para pejabat di Polda Sumut yang dinilai tidak wajar.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, agar KPK tidak hanya memeriksa Komjen Pol Budi Gunawan saja dalam kasus kepemilikan rekening gendut di institusi Polri. Tetapi juga dilakukan kepada pejabat di Polda Sumut, khususnya para pejabat utamanya.

“Menurut saya ini krusial, dimana pejabat setingkat Kombes Pol, dan AKBP bisa memiliki mobil mewah lebih dari satu,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, (26/01).

Menurut dia, jika pembelian mobil mewah pejabat Polda Sumut itu bersumber dari gaji dipastikan tidak akan ada pejabat setingkat Kombes menggunakan mobil mewah apalagi lebih dari satu unit.

“Gendangnya hanya dua, mobil itu hasil penyelesaian kasus (86-red) atau mobil itu Barang Bukti (BB). Karena, banyak di antara personil Polda Sumut itu menjadi polisi bukan untuk mengabdi tetapi untuk mencari harta kekayaan dengan memanfaatkan jabatannya,” tegas Neta.

Sebagai contoh, masih katanya, para pejabat setingkat Kasubdit hingga Direktur di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut secara vulgar menggunakan mobil mewah ke kantor.

Contoh kecilnya lanjut Neta, Jenderal setingkat Sutarman saja menggunakan mobil Kijang Innova. “Sementara, pejabat setingkat Pamen sudah menggunakan mobil Alphard, Marcedes Benz, Harier, Fortuner dan lainnya. Itu kan harganya ratusan juta bahkan lebih dari Rp1 miliar makanya perlu dipertanyakan sumbernya darimana,” sebutnya.

Lagi menurut Neta, selain menggunakan mobil mewah harta kekayaan pejabat itu juga patut dipertanyakan, patut juga dicurigai, kalau ada pejabat Polda Sumut yang tinggal di komplek perumahan mewah. Jangan-jangan hartanya itu gratifikasi semua,” tandas Neta.(win)

Tinggalkan Balasan