MEDAN, SUARAPERSADA.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Medan berhasil mengungkap kasus jaringan sindikat penjualan manusia antar negara, Indonesia-Malaysia.
Terungkapnya jaringan sindikat penjualan manusia antar negara itu berkat adanya informasi dari KBRI di Malaysia yang menyebutkan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) tewas ditemukan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengapung di perairan Malaysia.
“Saya mendapat informasi dari KBRI Malaysia, bahwa ada mayat ditemukan mengapung di perairan negeri jiran itu. Kemudian, mayat tersebut diidentifikasi dan diperiksa ternyata, di saku celana korban ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Halimah Tuksadiah, (33 thn), warga Jalan Kapuk XII, Desa Bandar Kalifah, Kabupaten Deli Serdang,” kata Bram kepada wartawan, (16/1).
Kemudian, sambungnya, dia dihubungi pihak KBRI untuk melakukan kroscek sesuai dengan alamat di KTP korban. Setelah saya kroscek, ternyata benar. Korban berasal dari Medan-Sumut,” jelas Bram.
Menurut Bram, dari penelusuran tersebut pihaknya berhasil menangkap satu dari dua tersangka utama yakni, Ainun (37) warga Jalan Gaperta Ujung, Pasar IV, Kecamatan Helvetia. Tersangka kita tangkap atas bantuan suami korban, Suhardi (33).
“Dari keterangan tersangka inilah kita ketahui korban bekerja tidak sendirian tetapi melibatkan beberapa orang di Malaysia,” sebut Bram.
Bram menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, tersangka bersama rekannya berinisial NK (buron) merayu wanita muda dan berpenampilan menarik umumnya yang berasal dari pedesaan atau berasal dari keluarga pas-pasan.
“Jadi, yang mencari korban di Medan adalah NK, yang menampung di Malaysia Ainun,sasaran atau target mereka (pelaku..red ) adalah wanita muda untuk dijadikan sebagai pelayan di tempat hiburan malam di Malaysia,” papar Bram.
“Sehingga, kuat dugaan korban tersebut tewas di perairan Malaysia karena diduga tidak mengikuti kemauan pelaku. Lalu, dibuang di laut lepas. “Dugaan sementara, korban ini dibuang di laut lepas. Mungkin karena tidak mengikuti kemauan para pelaku,” pungkasnya. (win)














































