PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dalam menangani musibah kebakaran di kota Pekanbaru dan daerah lain, personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru diminta untuk tetap mengedepankan profesionalisme, tanggap, bertindak cepat dan tepat. Hal itu ditegaskan Walikota Pekanbaru Firdaus, ST. MT saat upacara HUT Pemadam Nebakaran Nasional ke 96 Tingkat Kota Pekanbaru, Senin (16/3).
Ditegaskan Walikota, tugas dan tanggung jawab dengan berpedoman kepada managemen dan aturan yang ada. “Jangan sampai merugikan banyak pihak terutama masyarakat luas,” ujarnya.
“Terkait bencana dan musibah, kita harus memahami, bahwa kita wajib membantu setiap peristiwa yang terjadi baik di dalam wilayah kita maupun wilayah lain yang dapat terjangkau dengan cepat atau lebih cepat dari personil lainnya,” ujar Walikota mewanti-wanti.
Sebelumnya, Kepala BPBD dan Damkar Kota Pekanbaru Drs.A. Mius MSi menyebutkan, “bahwa saat ini BPBD Damkar pekanbaru terus berbenah, baik dari segi SDM personil maupun fasilitas yang diperlukan,” urainya.
Diakuinya, dalam dua tahun terakhir, program peningkatan SDM Damkar terus dilakukan. Mulai dari penambahan armada PMK. “Hal tersebut untuk memudahkan dan mempercepat gerakan Dankar dalam melaksnakan tugas pemadaman api bilama mana terjadi kebakaran yang jauh dari kantor induk BPBD Damkar,” akunya.
Pantauan suarapersada.com, pada peringatan HUT Damkar kali ini, Tim Damkar menyajikan simulasi yang menceritakan seorang mahasiswa yang tinggal di sebuah kamar kosan, dengan kondisi mati listrik, ia menyalakan dua lampu teplok, tak sengaja, lampu teplok tersebut jatuh sehingga membakar seluruh kamar yang terbuat dari kayu.
Dengan sigap, Tim Damkar Kota Pekanbaru datang, hanya beberapa menit, api berhasil dipadamkan, sebelumnya Tim Damkar juga menyajikan simulasi pemadaman api sederhana menggunakan goni basah dan racun api.
Acara yang berlangsung di purna MTQ jalan Sudirman Pekanbaru, yang digelar semi militer tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, S Si, Setko Pekanbaru, Syukri Harto, beberapa anggota DPRD Pekanbaru, pejabat dilingkungan Pemko, Ketua Dharma Wanita Pekanbaru, Febriani, pasukan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Basarnas, Cevron, dan PMI Pekanbaru.***(jsn)





















































