PANGKALAN KERINCI, SUARAPERSADA.com – Terkait kemudahan akses perusahaan dan pengembang perumahan (developer) dalam mendapatkan sambungan listrik baru, Lembaga Pengawasan Pembangunan (LPP – DPC Kabupaten pelalawan) angkat bicara.
Sekretaris DPC LPP, Rizal menduga ada konspirasi terselubung antara PLN Pangkalan Kerinci dengan pengembang Developer perumahan Sakura Residence dan PT Langgam Inti Himbrindo.
Hal tersebut disampaikannya kepada media ini (02/02/15 ) ketika ditemui di pelataran Kantor Bupati Pelalawan. “Sesuai hasil investigasi dan observasi yang kami lakukan di lokasi perumahan Sakura Residence persisnya di Jalan Sakura Ujung, Pelalawan, PLN Pangkalan Kerinci telah memasang sambungan jaringan baru. Ini sangat tidak masuk akal,” papar Rizal.
“Tindak-tanduk oknum PLN ini sudah jelas sangat meresahkan masyarakat, dimana sebagian masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik, tetapi di satu sisi ada pelayanan istimewah terhadap Developer perumahan Sakura Residence dan PT Langgam Inti Himbrindo,” imbuhnya.
Menurut Rizal, PLN Area Pekanbaru adalah pemegang wewenang dalam setiap permohonan untuk memasukkan jaringan PLN kepada Perumahan atau Komplek Perusahaan. “Untuk itu kami meminta PLN Area agar menindak lanjuti apa yang menjadi polemik di PLN Pangkalan Kerinci. Karena pengamatan kami ( Rizal –red ) informasi yang mencuat ada beberapa perumahan dan masyarakat yang suda lama mengajukan permohonan, tetapi sampai hari ini belum di setujui untuk penyambungan jaringan,” ujarnya.
“Kenapa Sakura Residence yang nota bene belum di tempati dan masih dalam pembangunan jaringan PLN sudah tersedia tanpa ada Travo dan terbukti dilapangan sudah ada KWH di Blok C nomor 3. Hal ini tidak masuk akal dan tidak memenuhi persyaratan,” imbuhnya.
Hal senada juga di ungkapkan salahseorang warga penghuni perumahan Semesta Land, jln Seiminai yang sampai hari hari ini belum ada jaringan PLN untuk keperumahan tersebut.
Ketika disinggung apakah sudah ada permohonan, Pendi ttelah mengajukan sesuai aturan dan prosedur. “Saya merasa dianak tirikan, semua sudah sesuai prosedur diajukan, namun belum juga disetujui,” ujarnya.
Lanjut Pendi , kinerja PLN Pangkalan Kerinci ini perlu dipertanyakan, “jangan PLN Pangkalan Kerinci main mata untuk melakukan penyambungan dengan cara-cara yang tidak baik,” terangnya mengahiri.
Ketika Hal ini ingin dikonfirmasi kepada Manager PLN Ranting Pangkalan Kerinci, Afrizal Armen tidak berada di tempat, di coba dihubungi melalui kontak person tidak tersambung. Hingga berita ini dirilis, belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan.
Sementara itu, Kepala bagian distribusi PLN Pangkalan Kerinci, Annas mengatakan bahwa setiap penyambungan jaringan ke perumahan itu harus melalui proses dari Area Pekanbaru dan itu dilelang.
“Kita hanya mengusulkan keputusan ada di PLN Area Pekanbaru. Namun yang terjadi dilapangan bukan seperti itu,” terangkan Annas mengakhiri. (Daulad Nbb)


















































