ROHIL, SUARAPERSADA.com – Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H. Suyatno pekerjaan renovasi musshola di Kampung Baru Kecamatan Bangko. Kunjungan kerja itu dilakukan seusai memimpin apel bersama upacara Amal Bhakti yang diikuti dari seluruh elemen masyarakat dari berbagai agama dan golongan di lapangan Taman Budaya Bagansiapiapi Batu 6, Rabu (22/1).
Dalam rombongan kunker Bupati Rohil ini, turut hadir Asisten III Bidang Kesra Ali Asfar, Kadiskominfotik Pemkab Rohil Hermanto S.Sos dan sejumlah pejabat dan Camat Bangko Rafizal Fikri, langsung meninjau pelaksanaan pekerjaan renovasi Musshola yang berlokasi di SMAN 2 Bagan Hulu, Kecamatan Bangko.
Kepada sejumlah awak media, Suyatno menegaskan pekerjaan renovasi dan perluasan Musshola Kampung Baru di targetkan akan rampung pada bulan Ramadhan 2020 tahun mendatang. Selain renovasi Musshola Pemkab Rohil juga berjanji akan membenahi ruas jalan menuju Kampung Baru yang selama ini merupakan harapan dari masyarakat Kampung Baru, “Semuanya permintaan masyarakat akan kita penuhi secara bertahap, ” ujar Suyatno.
Selain melihat secara langsung pekerjaan renovasi dan perluasan Musshola di Kampung Baru dan Bagan Hulu, Suyatno juga meninjau Masjid Muhammadiah Bagan Hulu yang kondisi bangunanannya sudah sangat mengkhawatirkan.
Kehadiran Suyatno ke Mesjid tersebut setelah menerima laporan dari pengurus Mesjid yang ternyata kondisinya bangunan sudah banyak yang retak-retak. Jika tidak dikawatirkan Kubah Masjid akan runtuh, ujarnya.
“Tadi pengurus Masjid berharap supaya dasar atau lantai serta pondasi di sekitar sudut Masjid Muhammadiah yang sudah mulai turun sehingga sangat kekawatiran para jamaah. Jika kondisi ini dibiarkan, di khawatirkan kubah akan runtuh. Kita berhar jangan sempat terjadi. “Kita akan tetap berupaya, makanya saya bawa Dinas teknis (PU) untuk menghitung kembali berapa sebenarnya anggaran yang dibutuhkan untuk Masjid Muhammadiah ini,” imbuhnya.
Disisi lain, Suyatno mengajak seluruh umat dari semua golongan dan agama di Rohil khususnya, untuk bersatu dalam mewujudkan pembangunan secara nasional yang di gagas oleh Pemerintah Republik Indonesia. Sebab Indonesia saat ini sedang giat giatnya membangun segala sektor yang dimulai dari Sabang sampai Meraoke, sebut Suyatno.
“Makanya pada upacara hari Amal Bakti yang berlangsung tadi pagi dihadiri seluruh kalangan dan agama. Itu menunjukkan ke Bhinekaan. Kendatipun Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, agama, ras dan budaya, tetapi kita tetap menyatu. Itulah hebatnya Indonesia,” pungkasnya. (man)
























































