PELALAWAN, SUARAPERSADA.com- Sesuai janji Bupati Pelalawan, Zukri Misran sebelumnya, bahwa tiga proyek yang tidak selesai dikerjakan pada tahun 2022 (Putus kontrak) akan dilanjutkan pembangunan nya dalam Tahun Anggaran 2023. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan, Joko Sutiardi, dilansir dari tribunpekanbaru.com, Senin (5/6/2023)
Diuraikan Joko Sutiardi, Tiga proyek yang tidak selesai dikerjakan kontraktor yang berakhir dengan pemutusan kontrak tersebut akan dituntaskan dalam tahun ini antara lain :
1.Poyek pembangunan saluran primer atau drainase Kerinci Kota senilai Rp 1,25 Miliar yang hanya selesai 17 persen.
2.Pembangunan Landscape di depan SMPN 1 Pangkalan Kerinci senilai Rp 1 M lebih yang selesai cuma 10 persen.
3. Pembangunan Box Culvert di Jalan Tengku Said Jaafar senilai Rp 1,68 M dan kontraktor mampu menyelesaikan hanya 40 persen.
Saat ini tengah proses lelang dan finalisasi dokumen tender. Ada juga yang sudah berkontrak. Pokoknya tiga proyek tahun lalu yang putus kontrak, dilanjutkan lagi tahun ini,” terang Joko Sutiardi.
Dijelaskan Joko, ketiga proyek itu ditenderkan setelah melalui pemeriksaan dan perhitungan dari Inspektorat Pelalawan beberapa waktu lalu. Untuk mengetahui volume pekerjaan yang telah dikerjakan kontraktor sebelumnya.
Kemudian sisa volume yang belum selesai ditenderkan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setdakab Pelalawan. Sehingga proses pembangunan bisa dilanjutkan melalui pemetaan pembangunan yang telah dilaksanakan dan yang belum dikerjakan, terang nya.
Dikatakan Kadis PUPR Pelalawan ini, untuk paket pembangunan Box Culvert di Jalan Tengku Said Jaafar telah selesai lelang dan rekanan pemenang tender telah keluar.
Sedangkan paket proyek pembangunan saluran primer atau drainase Kerinci Kota dan paket pembangunan Landscape di depan SMPN 1 Pangkalan Kerinci masih dalam proses tender di LPSE melalui BPBJ
Pembangunan saluran primer dan Box Saluran Kerinci Barat Menuju Sungai Kerinci yang dimenangkan CV Cemerlang Konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.585.079.084.
Sedangkan paket proyek pembangunan Landscape depan SMPN 1 menuju AKNP dengan kategori penyelesaian, masih dalam proses lelang dengan nilai HPS
Rp 1.999.981.000
Terakhir paket proyek pembangunan saluran primer Kerinci Kota menuju Sungai Kerinci dengan kategori lanjutan paket juga telah selesai tender di LPSE.
Dengan kontraktor pemenang lelang dari PT Amanah Riau Abadi sebesar Rp 1.295.553.120 dari pagu anggaran Rp 1.507.310.849, urai nya.
Ditambahkan Joko Sutiardi, pembangunan kembali tiga proyek tersebut, merupakan bukti dan komitmen bapak Bupati Pelalawan, Zukri Misran dalam membangun Pelalawan untuk lebih baik. Kami optimis pelaksanaan seluruh proyek tersebut akan selesai dengan baik dan tepat waktu, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.(jsR).





















































