PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Meski Kota Pekanbaru sudah memasuki Level 3 Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) masih melakukan penyesuaian terhadap jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemko Pekanbaru. Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Walikota Pekanbaru. Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD SDM) Kota Pekanbaru, Baharuddin, Senin (13/9/2021).
Dikatakan Baharuddin, saat ini Alhamdulillah kota Pekanbaru sudah masuk Level 3 Covid-19 atau zona orange, namun kehadiran ASN kekantor masih ikut aturan Walikota Pekanbaru. Dalam surat edaran tersebut diintruksikan, agar seluruh Kepala Perangkat Daerah / Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Administrator (Eselon III) untuk tetap melaksanakan tugasnya dan mengatur jadwal kerja Pejabat Pengawas (Eselon 4), Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Pelaksana dan Tenaga Harian Lepas (THL) di bawahnya dalam pelaksanaan tugas kedinasan di kantor dan di rumah masing-masing secara bergantian, dikecualikan untuk Lurah tetap melaksanakan tugas seperti biasa.
Pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah / tempat tinggalnya atau Work From Home (WFH) diprioritaskan bagi Ibu Hamil, menyusui dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berusia 55 tahun keatas dengan tetap melaporkan aktivitas pekerjaannya, terang Baharuddin.
“Untuk kebijakan jam kerja tersebut, dikecualikam bagi Perangkat Daerah tertentu yang harus menyelesaikan tugas – tugas atau pelaporan yang mempunyai tenggat waktu tertentu. Dan jika tenaganya di butuhkan di Kantor, yang bersangkutan harus siap hadir setiap saat Intinya, setiap ASN harus tetap Stand by” sebut Baharuddin
Ia menambahkan, pihaknya tetap meminta kepada seluruh ASN maupun THL agar tetap mematuhi Protokol kesehatan (Proses) baik yang bekerja di rumah maupun di kantor.
Baharuddin mengakui, pandemi Covid-19 sangat berdampak keseluruh sektor, mulai perekonomian juga kegiatan atau program pemerintahan. Kaban BKDSDM berharap, pandemi Covid-19 segera berlalu, agar kondisi perekonomian dan program pemerintah normal kembali, harapnya. (jsR).

















































