PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Sembilan orang pejabat Pendidikan Wilayah Kramat Kuala Lumpur Malasya, Senin (10/8) melakukan kunjungan kerja ke beberapa sekolah di Kota Pekanbaru.
Rombongan yang dipimpin Tajuddin Bin Muhammad Nur tiba di SMPN 4 jalan DR. Sutomo Pekanbaru disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru didamping Kabid.Dikmen Disdik Pekanbaru, Muzailis, Kabid.Dikdas Disdik Pekanbaru Darisman dan seluruh Kepala sekolah tingkat SMP se Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof. Zulfadil menyebutkan, kunjungan mereka merupakan kunjungan balasan, atas kunjungan para kepala sekolah dan MKKS Pekanbaru belum lama ini.
Mereka tertarik terhadap berbagai program yang telah kita laksanakan. Seperti, zakat profesi guru, program sekolah bersepeda dan program adiwiyata (sekolah berwawasan lingkungan). Dia berharap dengan adanya kegiatan saking mengujungi ini, dapat mempererat silaturahmi antara Pekanbaru dan Malaysia, khususnya wilayah kramat Kuala Lumpur Malaysia.
Sebelumnya, Ketua Musyawarah Kepala Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMPN Kota Pekanbaru, yang juga Kepala Sekolah SMPN 4 Pekanbaru, H.Ridwan,MPd, menyebutkan, pihaknya sangat mengapresiasi kedatangan penjabat pendidikan wilayah Kramat Kuala Lumpur Malaysia, yang datang ke kota Pekanbaru. “Dan pada hari ini rombongan berkunjung ke SMP Negeri 4. Kami yakin pertemuan kali ini adalah membawa keberkahan, khususnya bidang dunia pendidikan,” ujarnya.
Ditambahkannya, saat ini berbagai program pendidikan telah berkembang dengan pesat. “Sistim pendidikan di Pekanbaru maupun di Malaysia telah bisa di akses melalui internet,” ujarnya.
Ketua rombongan Pejabat Pendidikan wilayah kramat Kuala Lumpur Malaysia, Tajuddin Bin Mohammad Nur menyebutkan, pihaknya sangat tertarik melihat berbagai program yang dilakukan Disdik Pekanbaru yang diterapkan sekolah- sekolah. Antara lain, program Adiwiyata (sekolah berwawasan lingkungan). Seluruh sekolah yang kami kunjungi tampak hijau, sejuk, nyaman dan indah. Selanjutnya, “Program sekolah bersepeda dan program Zakat profesi guru. Kita akan coba mengadopsi untuk diterapkan di Kuala Lumpur,” sebutnya.**jsn


















































