Ringoringo Akui Tidak Turunkan Anggota ke Jalan

0
376

DURI, SUARAPERSADA.com Terkait adanya sekelompok orang yang memakai logo dan bendera Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( K-SPSI) pada saat orasi di depan kantor Camat Mandau dalam rangka mayday, Minggu (01/05) lalu.

Ketua DPC K-SPSI Kabupaten Bengkalis Parlidungan Siringoringo mengatakan pada media ini, Senin (02/05) di ruang kantornya Jl.Sudirman- Duri, bahwa DPC K-SPSI Kab.Bengkalis yang dipimpinnya tidak ada mengirimkan anggota turun kejalanan untuk melakukan orasi di depan kantor Camat Mandau dalam rangka mayday.

“Kami tidak tahu entah darimana mereka datang, dan kami melakukan acara mayday hanya dikantor ini saja, apalagi mereka membawa-bawa bendera dan logo K-SPSI dan ada juga diikat kekepala mereka, yang jelas mereka bukanlah anggota kami,” kata Ringoringo dan diaminkan Saragih yang ikut mendampingi.

Dilanjutkannya lagi, “kami tanda tanya kenapa izin dari pihak polisi bisa keluar dan dikawal banyak oleh polisi, karena sebelum izin dikeluarkan oleh pihak polisi, harus jelas yang melakukan turun ke jalan dan orasi, apakah benar sah Induk organisasinya atau tidak, dan apakah yang membawa nama K-SPSI itu benar buruh atau tidak, misalnya buruh dari perusahaan mana mereka.”

“Karena menurut keputusan Menteri Hukum dan Ham Tahun 2008, bahwa yang menciptakan logo K-SPSI adalah yang dipimpin oleh Yakup Nuwawea selaku Ketua Umum DPP K-SPSI dan sekarang sudah digantikan oleh Andi Gani selaku Presiden K-SPSI betdasarkan kongres ke 7, yang kantornya di Jl.Raya Pasar minggu km.17 no.9 Jakarta Selatan, jadi bukan ciptaan orang lain atau organisasi yang lain,” tandas Ringoringo.**(Julieser)

Tinggalkan Balasan