BEM se Riau : Jokowi Mesti Bertanggungjawab Konflik KPK vs Polri

0
770

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Puluhan aktivis dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Provinsi Riau melakukan aksi unjukrasa di Tugu Zapin, pertigaan jalan Jenderal Sudirman-Gajahmada Pekanbaru, Sabtu siang (24/1).

Mereka menyerukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertanggungjawab dan segera menyelesaikan konflik antara dua lembaga hukum Indonesia, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) vs Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

“Presiden Jokowi mesti bertanggungjawab atas konflik lembaga KPK melawan Polri. Jangan lagi terjadi perseteruan Cicak vs Buasa Jilid III,” tukas Qowi Al-Haq, Koordinator Lapangan (korlap) Aksi.

Ditegaskannya, tak sepatutnya kedua penegak hukum ini berseteru, yang sudah terjadi berulang-ulang. Gesekan tersebut justru akan semakin membuat citra negara di mata dunia semakin buruk.

“Situasi seperti ini lah yang diharapkan para koruptor negeri ini. Kedua lembaga penegak hukum KPK dan Polri kian lemah karena selalu bersiteru,” tukasnya.

Dalam aksi itu, Qowi menyampaikan 3 tuntutan mahasiswa dari BEM se Riau. Pertama, melawan segala bentuk dan ancaman terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Kedua, menyerukan kepada Jokowi untuk bertanggung jawab menyelesaikankan konflik antara KPK vs Polri. Ketiga, mahasiswa menyatakan dukungannya terhadap dua institusi penegak hukum tersebut.

“Save KPK dan Polri,” pungkasnya.

Usai menyampaikan pernyataan sikap dan membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan raya, massa ini pun membubarkan diri dengan tertib. Seiring itu, gerimis pun mengguyur Kota Pekanbaru.***

Tinggalkan Balasan