PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Rohatua Tambunan (56), warga Jalan Baja Pandau Makmur Rt 02 Rw 02 Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar ditemukan tewas bersimbah darah di gerbang PT Muda Raya, Jalan Muda Raya Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat malam (16/1) sekitar pukul 20.30 WIB.
Kejadian itu pertama kali diketahui Nanang Kusnandar (30) warga yang tinggal di mess PT Muda Raya, yang mendengar suara teriakan minta tolong. Ketika itu dirinya sedang mandi.
“Setelah mandi saya mengintip keluar dan melihat ternyata ada orang tergeletak,” katanya.
Kemudian Nanang langsung menghubungi Ketua RT 02 Andi Saputra. Bersama warga lainnya, mereka melihat ke tempat kejadian perkara (TKP). “Setelah warga melihat ke tempat pria yang tergelegak bersimbah darah itu, ternyata yang besangkutan diduga sudah meninggal dunia,” tuturnya.
Saat ditemukan korban diketahui bernama Rohatua Tambunan, umur 56 tahun beragama Kristen dan merupakan warga Siak Hulu. Korban mengenakan jaket parasut warna hitam, celana bahan katurn warna yang sama. Tak jauh dari korban ditemukan helm. Lalu sekitar 500 meter dari tempat ditemukan jasad korban, polisi juga menemukans sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban.
Warga pun melaporkan temuan mayat itu kepada pihak Polsek Tenayan Raya. Tak lama berselang aparat Polsek Tenayan Raya pun tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pengusutan dan olah TKP.
Kapolsek Tenayan Raya Kompol Melky Bharata yang ditemui wartawan di TKP mengatakan korban tewas akibat luka tusukan. Ada 3 bekas tusukan, “Kuat dugaan korban perampokan. Dari hasil olah TKP kendaraan korban hilang. Dari keterangan keluarganya, korban seorang tukang ojek. Saat ini anggota sedang sudah di lapangan dan memburu pelakunya,” ungkapnya.
Sedangkan jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini Pekanbaru guna dilakukan visum etvertum.***















































