Kasek SDN 124 Pekanbaru Diduga Pecat Guru Komite Secara Sepihak

0
845

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Kepala SD Negeri 124 Pekanbaru, Yuniar, S Pd, memecat guru honor Komite Sekolahnya, Azimir Agus, S Pd. Kebijakan sepihak sang Kasek tersebut langsung di respon Forum Guru Honor Komite  Kota Pekanbaru.

Sekretaris Forum Guru Komite Pekanbaru Eko Wibowo, S Pd, Rabu (13/1) menyebutkan, Azimir Agus, S.Pd  dipecat secara semena- mena (sepihak) tanpa ada alasan yang jelas, dan diganti dengan guru komite yang baru, terangnya.

Menurut Eko, Kepala Sekolah seharusnya mengayomi, membina dan mengarahkan para guru, demi meningkatkan mutu pendidikan. Bukan seperti yang dilakukan Kasek SDN 124 yang main pecat.

“Atas kebijakan  tersebut, Forum Guru Komite Kota Pekanbaru, akan melakukan perlawanan terhadap perilaku sang Kasek SDN 124,” tegasnya.

Lebih lanjut ungkap Eko, kasus tersebut sudah dilaporkannya kepada Dinas Pendidikan kota Pekanbaru dan diteruskan ke Komisi III  DPRD kota Pekanbaru. “Kota Pekanbaru masih kekurangan guru, jangankah main pecat,” cetusnya.

Sementara Kepala SDN 124, Yuniar, S Pd yang dikonfirmasi, terkait permasalahan  tersebut,  melalui pesan singkatnya menyebutkan, “Kepala Sekolah tidak ada masalah yang bermasalah adalah seorang guru,” pesannya singkat.

Ditempat terpisah, Kepala seksi SD Disdik Pekanbaru, Firdaus dengan tegas menampik tudingan Sekretaris Forum Guru Komite kota Pekanbaru. “Tidak ada pemecatan sepihak oleh kepala Sekolah SDN 124, yang dilakukan mengosongkan jam mengajar,” tegasnya.

Menurut Firdaus, pihaknya telah memanggil Kepala sekolah yang bersangkutan untuk menanyakan duduk permasalahan. Berdasarkan keterangan Kasek yang disertai buku laporannya, bahwa guru yang bersangkutan memang tidak profesional sebagai seorang guru. “Jadi apa yang dilakukan Kasek, sudah sesuai dengan visi pendidikan kota Pekanbaru,” paparnya.

Dia juga meminta kepada pihak Forum guru komite, agar melihat secara jernih satu persoalan, jangan malah menambah kegaduhan.

“Masalah tersebut seharusnya masuh bisa diselesaikan  secara internal, atau melalui Disdik. Jangan terus melebar kemana-mana,” ujarnya.

Menurut Firdaus, pihaknya akan berada di posisi tengah, jika yang dilakukan demi meningkatkan mutu pendidikan dan penegakan disiplin akan kita dukung, pungkasnya.**(jsn)

Tinggalkan Balasan