KPK Periksa Ruang Sekwan DPRD Sumut

0
559

MEDAN, SUARAPERSADA.comKepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Sumut Effendi Batubara menyebutkan kehadiran para penyidik KPK adalah guna melakukan pemeriksaan di lingkungan dewan terkait persoalan hukum yang menimpa pimpinan dan mantan pimpinan legislatif Sumut itu.

“Mereka masuk memberitahukan maksud kehadiran mereka dengan membawa surat dan melaporkannya ke kita,” ujar Effendi, Rabu (11/11).

Namun ia tidak mengetahui secara jelas apa yang menjadi objek dan target pemeriksaannya.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tim penyidik KPK tiba di DPRD Sumut dan langsung masuk ke ruangan Sekretariat Dewan di gedung bagian belakang. Kehadiran mereka dikawal ketat oleh personel Brimob Polda Sumut bersenjata lengkap dan tidak memperbolehkan awak media ikut meliput ke dalam.

Dari dalam gedung tersebut, terlihat para penyidik yang menggunakan rompi berwarna krem putih bertuliskan KPK di bagian belakang. Berdasarkan pantauan awak media ini, sejumlah penyidik masuk ke arah ruangan bendahara.

Tidak lama berselang, pintu masuk gedung tersebut pun ditutup oleh aparat yang berjaga.

Usai memeriksa ruangan di gedung Sekretariat Dewan, para penyidik berpindah ke ruangan rapat Badan Anggaran (Banggar). Aksi ini sempat membuat agenda rapat Banggar yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB sempat tertunda.

Keluar dari ruang Banggar, sekira pukul 15.00 WIB para penyidik KPK itu pun mulai mendatangi satu persatu ruangan dewan diantaranya ruangan Ketua DPRD Sumut AJib Shah, Wakil Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan, serta seluruh ruang fraksi yang ada di gedung tersebut.

Hinga pukul 17.00 WIB, para penyidik KPK terlihat masih melakukan penggeledahan di seluruh ruangan fraksi termasuk kembali memeriksa ruangan Ajib Shah.

Sebelumnya, Rabu (11/11) siang, KPK menggeledah kediaman Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, di Jalan Sei Bengawan dari sana Komisi Pemberantasan Korupsi membawa 1 Koper besar dan 1 tas kecil.

Para personel Brimob yang mengawal KPK terlihat berada di halaman rumah dan juga di sekitar rumah pribadi Ajib dengan bersenjata lengkap.

Dengan pengawalan puluhan personel Brimob Polda Sumut, penyidik KPK langsung mendatangi Gedung Sekretariat dan masuk ke ruangan Sekretaris Dewan Sumut.

Sama seperti penggeledahan di rumah pribadi Ajib Shah, penggeledahan di Gedung DPRD Sumut juga berlangsung tertutup.

Penggeledahan ini sendiri dilakukan terkait kasus gratifikasi yang dilakukan Gubernur Sumut Non-Aktif Gatot Pujo Nugroho untuk pengamanan pengesahan APBD 2014 dan 2015, interpelasi 2015, dan juga LKPJ APBD 2013.**Win

Tinggalkan Balasan