Ada Dugaan Praktek Komersialisasi Pesawat Meliter

2
521

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Sejumlah 101 warga sipil yang menumpang di pesawat Hercules C130 yang jatuh di Medan menimbulkan dugaan praktik komersialisasi dalam penerbangan militer.

Menurut anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, adanya fasilitas bagi warga sipil dan keluarga TNI AU untuk menggunakan pesawat militer menjadi peluang terbukanya ‘bisnis penerbangan’ untuk warga sipil lainnya.

“Adanya orang-orang sipil yang diterbangkan dengan pesawat ini kan berdasarkan kedekatan dengan orang dalam. Bagaimana mungkin pesawat militer yang digunakan untuk logistik pertahanan justru dipakai untuk mengangkut manusia,” katanya, Selasa (30/6).

Ia menilai, kecelakaan ini membuka tabir bahwa ada praktik komersialisasi dalam penerbangan militer. Oleh karena itu, di samping kecelakaan ini dikatakan sebagai peristiwa duka, namun tidak menutupi kesalahan dalam operasional pesawat militer.

Pihaknya juga meminta TNI AU untuk cepat mengevakuasi korban, baik korban meninggal maupun luka-luka. Ia juga meminta TNI AU untuk jujur kepada publik terkait jumlah penumpang di dalam pesawat Hercules C130 itu.

“Jujur saja kenapa ada warga sipil yang bukan keluarga TNI AU ikut sebagai penumpang. Kejujuran itu membantu TNI AU dalam mengembalikan kepercayaan bahwa mereka tidak berbisnis,” tuturnya.**Win

2 KOMENTAR

  1. Today, while I was at work, my sister stole my iphone and tested to see
    if it can survive a 25 foot drop, just so she can be a youtube sensation.
    My apple ipad is now broken and she has 83 views.
    I know this is completely off topic but I had to share it with
    someone!

Tinggalkan Balasan