PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Tidak terima kebijakan pemerintah kota Pekanbaru, yang tidak membayarkan dana sertifikasi guru, Rabu (24/6) ratusan guru yang tergabung dalam forum guru Pekanbaru, menggelar aksi unjukrasa di Kantor Walikota Pekanbaru.
Dalam aksinya, mereka menuding Walikota Pekanbaru Firdaus dan Kadisdik Pekanbaru, Zulfadil, tidak manusiawi dalam membuat kebijakan. Hanya karena alasan absen satu hari, dana sertifikasi hangus.
Zuraida, guru SMPN 13 Pekanbaru menuturkan, Disdik tidak membayarkan tunjangan sertifikasinya selama tuga bulan, yakni triwulan I tahun 2015. Padahal, saya absen karena sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. “Apakah kami harus paksakan diri untuk mengajar sekalipun dalam keadaan sakit. Itu sama saja membunuh,” bebernya.
Nurhalizah, saya absen tiga hari, karena orang tua meninggal dunia di Tembilahan yang dibuktikan surat minta izin kepada kepala sekolah. Tapi Disdik tidak mengakui. “Mau dijadikan apa negeri ini. Apakah mereka tidak punya orang tua,” cetusnya.
Dalam aksi kali ini, para guru juga membeberkan berbagai borok pihak Disdik. Para guru juga mengancam jika dana sertifikasi tidak dibayar jelang idul fitri, mareka akan mogok mengajar.
Ketua PGRI Riau, DR.Syahril, yang hadir di lokasi aksi, mencoba menenangkan emosi para guru, dan berjanji akan memperjuangkan tuntutan para guru. Dana sertifikasi itu adalah hak mereka. Jadi harus dibayarkan. Kalau ada aturan tentang sertifikasi harusnya disosialisasikan jauh hari.
“Para guru adalah orang terhormat, tau aturan dan taat aturan. Kalau sebelumnya diberitahu mereka tidak akan bertindak seperti sekarang ini,” ujarnya.
Pantauan media ini, ratusan guru sempat mencoba, ingin menemui Walikota dengan mencoba menerobos masuk lewat pintu masuk utama kantor Walikota. Namun dihadang puluhan Satool PP.
Di ruang lobi kantor Walikota, para guru menggelar aksi tritikal. Dalam aksi ini, mobil dinas Walikota BM 1 yang tengah parkir ditaburi bunga oleh para guru.
Tidak puas drngan hasil musyawarah, antara beberapa guru didampingi Ketua PGRI Riau dengan Walikota dan Muspida Pekanbaru. Long march para guru bergerak menuju kantor. DPRD pekanbaru untuk mengadukan nasibnya.**jsn

















































