PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Sesuai arahan dari Pejabat (PJ) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun,S.STP terkait penanganan stunting atau mengalami gangguan pertumbuhan di Kota Pekanbaru, dalam waktu dekat ini para anak stunting bakal memiliki orangtua asuh. Hal tersebut disampaikam Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (7/3/2023).
Zaini mengatakan bahwa Tim Penanggulangan Stunting Kota Pekanbaru sudah menggelar rapat. Mereka segera menentukan jumlah orangtua asuh yang bakal mendampingi anak-anak stunting agar tidak mengalami gangguan pertumbuhan.
Para orangtua asuh tidak hanya dari kalangan pemerintah kota saja. Tapi ada juga dari kalangan pelaku usaha sehingga dari berbagai latar belakang.
Awalnya pada tahun 2022 sebanyak 318 anak di Kota Pekanbaru dinyatakan stunting. Namun setelah adanya validasi data hanya sekitar 279 anak yang masih masuk kategori stunting di Pekanbaru.
Validasi data ini merupakan data terkini hasil penimbangan berat badan anak yang awalnya stunting. Saat ini ada 59 anak stunting sudah mendapatkan orangtua asuh.
“Sudah ada 59 anak sudah punya orangtua asuh, sedangkan 220 lagi belum mendapatkan orangtua asuh,” paparnya.
Zaini menyebut bahwa secara bertahap nantinya ratusan anak stunting bakal mendapat orangtua asuh. Mereka nantinya bakal memberi dukungan asupan gizi serta mengawasi anak asuhnya agar mengalami perbaikan gizi, tutup Zaini.
(jsR).




















































