PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-
Untuk mempermudah pelayanan kesehatan dengan memberikan ruang komunikasi yang cepat kepada masyarakat terkait kesehatan, Pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan kota Pekanbaru telah meluncurkan program Kunjungan Rumah Masyarakat Hidup Sehat (Kurma Manis).
Pejabat Walikota Pekanbaru, Muflihun, S.STP.,MAP mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan di Kota Pekanbaru.
Saat ini memang untuk pelayanan belum sepenuhnya seratus persen maksimal, pasti ada kekurangan. Namun hari ini kita sudah beranikan diri untuk memberikan ruang komunikasi yang cepat kepada masyarakat terkait dengan kesehatan, sebut Muflihun, Selasa (28/2/2023).
Program Kurma Manis ini akan terus dilakukan evaluasi. Sehingga bisa menjadi program yang mempunyai manfaat positif bagi masyarakat. Sehingga ketika masyarakat sakit namun tidak bisa berkunjung ke dokter karena berbagai faktor. “Masyarakat bisa menelepon melalaui call center atau nomor yang sudah disediakan,” ucapnya.
Dikatakan Muflihun, harapan kedepan masyarakat Pekanbaru bisa merasakan fasilitas kesehatan yang ada di Pekanbaru. Jika pasien tidak bisa diobati di rumahnya, maka akan dirujuk ke rumah sakit, pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr. Zaini Rizaldy Saragih menambahkan, program Kurma Manis merupakan salah satu program prioritas Pj Walikota disamping program lain yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Untuk prosedur layanan Kurma Manis, bisa didapatkan oleh masyarakat di Pekanbaru dengan cara menghubungi Call Center di nomor 0851-0731-1234 atau bisa juga diakses melalui layanan emergency Call yang dikoordinir oleh Diskominfo dengan nomor 112,” terang nya.
“Kedepan pihaknya sedang memproses untuk memperbaiki sistemnya agar lebih baik lagi. Sehingga masyarakat mudah terlayani dan tidak dibebankan biaya yaitu layanan 119.
“Namun karena ini masih dalam tahap proses, saat ini masih mengandalkan nomor call center. Dan itu memang masih berbayar sesuai dengan provider masing-masing, kata Zaini menyudahi.(jsR).




















































