KoordinasiKAMPAR, SUARAPERSADA. com- Sekretaris Dinas PUPR Kampar, Rusdi Hanif ST MT yang baru seumur jagung menjabat sudah menjadi sorotan, karena bertindak dan bersikap arogan terhadap awak media, sebagaimana di lansir salah satu media online.
Sikap arogan orang nomor dua di OPD PUPR Kampar tersebut terjadi saat awak media mengkonfirmasi dan klarifikasi terkait Pembangunan proyek peningkatan jalan Danau Lancang – Tebing Lestari Kecamatan Tapung hulu Kabupaten Kampar yang disinyalir dikerjakan asal jadi. Sementara, proyek APBD Kampar tahun 2021 senilai Rp15.179.635.000, baru Profesional Hand Over (PHO). Di nama Pejabat pembuat Komitmen (PPK) adalah Zainal
Belum lama ini saat awak media mencoba konfirmasi Sekretaris PUPR , Rusdi Hanif ST MT bukan memberikan tanggapan sesuai pertanyaan wartawan, namun sebaliknya menjawab dengan lantang dan emosi “Terus kalian mencari kesalahan kami jika kalian mau jadi preman tinggal di jakarta saja seperti harcules, “hardiknya.
“Setiap pekerjaan manusia tentu punya salah tidak ada manusia yang tak bersalah kecuali pekerjaan malaikat jibril dan malaikat Izrail. Sekali di cabut nyawa pasti nyawa kita melayang,” celoteh Rusdi.
Di katan Rusdi Hanif lagi “Saya selaku sekretaris hanya bisa memberikan statemen bahwa pekerjaan itu dalam masa pemeliharaan tahap ke dua, dan untuk hari ini kami sudah turun kan alat untuk memperbaiki kerja yang tahap pemeliharaan.
Rusdi Hanif memberberkan lagi katanya di ibaratkan, gajah di pelupuk mata kalian tak nampak, sedangkan semut di sebarang sana kalian nampak, inti nya di Kampar ini banyak proyek jalan tol yang beroperasi kalau kalian berani beritakan lah usut proyek negara itu, banyak uang nya kok yang sedikit ini kalian cari celah”,ujar hanif
“Kesalahan yang sedikit dari kami Di gubris terus, jika berani usut itu proyek jalan tol yang ada di kabupaten Kampar jangan yang kecil kecil saja yang berani”,tantangnya.
Menanggapi sikap seorang pejabat ini, Selasa (25/1) salah seorang tokoh masyarakat Kampar yang enggan nama nya untuk di publikasikan, merasa kecewa dengan tutur bahasa Hanif yang seperti itu
Dikatakannya, Aneh tapi nyata, yang di bahas pekerjaan PUPR kok sampai ke pekerjaan malaikat.
Ada apa dengan aparatur sipil negara yang satu ini, ucapnya.
“Mohon kepada yang terhormat Bupati Kampar agar meninjau ulang jabatan Tusdi Hanif selaku sekretaris PUPR Kampar”,pintanya.**(Hamdani)





















































