MEDAN, SUARA PERSADA.com-Seorang penjaga rumah anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Efendi Panjaitan Sahala Sitorus dipopor senjata api (Senpi) jenis Revolver oleh seorang pria di Jalan Bunga Terompet II Medan Selayang, Jumat dinihari kemarin, Akibatnya bagian kepala korban pecah, dan terpaksa mendapat 10 jahitan.
Informasi yang dihimpun Suara Persada, saat korban membuat laporan di Mapolresta Medan, Jumat kemarin malam, aksi penganiayaan ini bermula ketika rumah anggota DPRD yang dijaganya, didatangi oleh seorang pria.
“Datang ke rumah terus teriak teriak, terus saya tegur, disitu pelaku marah mengeluarkan senjata api, dan memukul saya,” kata Sahala, kepada wartawan, usai membuat laporan.
Dia menduga, terjadinya aksi pemukulan dipicu adanya kericuhan yang terjadi antara salah seorang pengunjung lapo (kedai) tuak yang berada tak jauh dari rumah Efendi, dengan beberapa warga sekitar.
“Karena bapak (Efendi Panjaitan, Red) pergi ke Bali menghadiri Kongres PDIP, jadi beberapa warga di minta jaga-jagalah kan. Jadi, sebelum pemukulan terjadi sempat terjadi keributan karena ada pengunjung lapo tuak sini ribut dengan warga,” terangnya.
Menurut korban, saat keributan terjadi, ada beberapa warga yang juga dipukul oleh pelaku. Setelah itu pelaku pergi dan peristiwa sempat mereda.
“Kemudian pelaku kembali mendatangi rumah bapak, dan terjadi lagi keributan, hingga kepala saya bocor dipukul,” katanya.
Atas kejadian ini, Sahala bersama beberapa orang warga Medan Selayang, mendatangi Polresta Medan untuk membuat laporan.
Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram, ketika di konfirmasi mengatakan akan memproses kasus ini.***(Win)

















































